Share

Rekening Diblokir PPATK, FPI: Hanya Berdasar Curiga!

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 06 Januari 2021 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 337 2339715 rekening-diblokir-ppatk-fpi-hanya-berdasar-curiga-WDgQUvr3W2.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), telah melakukan penghentian sementara transaksi dan aktifitas rekening Front Pembela Islam (FPI). Alasannya, tindakan tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan fungsi analisis dan pemeriksaan laporan dan informasi transaksi keuangan yang berindikasi tindak pidana pencucian uang dan/atau tindak pidana lain.

Tim Kuasa Hukum FPI Aziz Yanuar menyayangkan sikap PPATK yang memblokir rekening FPI. Apalagi menurutnya pemblokiran hanya berdasarkan rasa curiga saja dan tanpa dibuktikan lebih lanjut.

“Seluruh tindak pidana yang dituduhkan kepada Front Pembela Islam adalah tuduhan dan kecurigaan belaka tanpa dapat dibuktikan oleh oknum positif dan kekuatan hukum mengikat atas tindak pidana dimaksud,” kata Aziz saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Aziz menenkankan uang yang ada di rekening FPI bukanlah berasal dari tindak pidana ataupun hasil korupsi. Namun melainkan sumbangan dari masyarakat secara ikhlas untuk kepentingan umat.

“Satu rupiah saja kalian makan dana umat, alamat celaka diri kalian serta kehidupan anak cucu dan seluruh keturunan kalian dunia akhirat,” kata Aziz.

Baca Juga : FPI Jadi Front Persaudaraan Islam, PA 212: Sesuai Semangat Merajut Kebersamaan

Diketahui, PPATK telah melakukan penghentian sementara transaksi dan aktifitas rekening FPI berikut afiliasinya.

Hal itu dikarenakan kewenangan PPATK yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan, dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU) dan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme.

"Tindakan penghentian sementara transaksi dan aktivitas rekening FPI berikut afiliasinya tersebut, dilakukan dalam rangka pelaksanaan fungsi analisis dan pemeriksaan laporan dan informasi transaksi keuangan yang berindikasi tindak pidana pencucian uang dan/atau tindak pidana lain," kata Ketua Kelompok Hubungan Masyarakat PPATK, M. Natsir Kongah dalam keterangannya, Selasa 5 Januari 2021,

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini