Cegah Segala Kemungkinan, Jadi Alasan Polri Pantau Ustadz Abu Bakar Ba'asyir

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 05 Januari 2021 16:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 05 337 2339330 cegah-segela-kemungkinan-jadi-alasan-polri-pantau-ustadz-abu-bakar-ba-asyir-rQM5RRAh1A.jpg Ustadz Abu Bakar Baasyir bebas Jumat, 8 Januari 2021.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Polri menyebut akan mengawasi pergerakan terpidana kasus terorisme, Ustadz Abu Bakar Ba'asyir (ABB) setelah dinyatakan bebas murni, 8 Januari 2021 mendatang.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menjelaskan, hal itu dilakukan untuk mencegah sekecil apapun kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi di luar perkiraan.

"Prinsip kerja Polri tidak boleh under estimate, situasi apapun akan dinilai diidentifikasi diprediksi hal-hal mungkin muncul setelah muncul disiapkan cara tindak tepat, termasuk menjelang bebas ABB," kata Rusdi dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (5/1/2021).

Baca Juga: Bebas Jumat Ini, Kondisi Abu Bakar Ba'asyir Sehat

Menurut Rusdi, pemantauan tersebut merupakan strategi untuk tidak memandang remeh suatu peristiwa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). "Sekali lagi Polri tak under estimate, segala sesuatunya dipersiapkan secara matang," ujar Rusdi.

Baca Juga: Densus 88 Kawal Pembebasan Abu Bakar Baasyir

Sebelumnya, Polri menyatakan pihaknya akan melakukan penjagaan terkait dengan bebasnya terpidana kasus terorisme Ustadz Abu Bakar Ba'asyir usai bebas murni.

"Tentunya diminta atau tidak diminta, kami pasti akan mengamankan kegiatan tersebut," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (4/1/2021).

Menurut Ahmad, penjagaan atas bebas murni Ustadz Abu Bakar Ba'asyir tersebut merupakan tanggung jawab dan tugas Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibnas) agar berjalan kondusif.

"Jadi begini, ada atau tidak ada permintaan itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab Polri untuk amankan situasi kamtibmas," ujar Ahmad.

Terpidana kasus terorisme Ustadz Abu Bakar Ba'asyir dipastikan bebas murni seusai menjalani 15 tahun penjara. Ustadz Abu Bakar Ba'asyir akan bebas dari Lapas Gunung Sindur pada pekan ini atau Jumat 8 Januari 2021.

"Jadi, menyangkut pembebasan ABB memang direncanakan tanggal 8 Januari 2021, hari Jumat," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Jawa Barat Imam Suyudi saat ditemui di Kantor Kemenkum HAM Jabar, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Senin (4/1/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini