Vaksin Covid-19, Hotman Paris: Terlalu Berat Kalau Dikasih Gratis Semua

Djairan, iNews · Senin 04 Januari 2021 21:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 337 2338817 vaksin-covid-19-hotman-paris-terlalu-berat-kalau-dikasih-gratis-semua-JqQgy252qr.jpg Foto: Okezone

JAKARTA – Pemerintah Indonesia memastikan distribusi vaksin akan dilakukan secara merata dan bertahap, dimulai hari ini hingga Maret 2022 mendatang.

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menyarankan agar pemerintah memberikan izin kepada pihak swasta untuk mengimpor vaksin Covid-19.

Hotman menilai, proses vaksinasi gratis yang kini sedang disiapkan akan berlangsung lama dan lambat, jika hanya mengandalkan pemerintah semata. Menurutnya peran perusahaan swasta dapat mempercepat hal itu.

(Baca juga: Vaksin Covid-19 Tiba di Kota Bogor Pertengahan Januari)

“Saran saya kepada pemerintah cepat ikutkan perusahaan swasta untuk mengimpor vaksin, agar berbagi tugas untuk mempercepat (vaksinasi). Ayo kita percepat, perusahaan swasta ikutkan, ratusan juta penduduk Indonesia terlalu berat kalau harus dikasih gratis semuanya, padahal ada banyak yang mampu untuk vaksin mandiri,ujar Hotman melalui video di akun Instagram pribadinya @hotmanparisofficial, Senin (2/1/2021).

Dia menegaskan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan harusnya memikirkan hal ini dari jauh hari. Sebab keberhasilan program vaksinasi tak bisa lepas dari keikutsertaan pihak swasta.

“Harusnya dari 3 bulan lalu perusahaan swasta sudah dikasih izin impor vaksin mandiri non gratis,” ujarnya.

Dalam video terpisah, Hotman Paris menjelaskan sudah selayaknya pemerintah menyediakan dua pilihan penyediaan vaksin Covid-19 untuk masyarakat. Baik itu vaksin gratis oleh pemerintah, serta vaksin mandiri atau berbayar dari swasta.

“Swasta mengimpor secara bisnis, diawasi oleh BPOM, dan akan dijual kepada masyarakat yang mampu membelinya. Sedangkan vaksin gratis dari pemerintah tetap terbuka, jadi ada dua jalur,” kata dia.

Diketahui, saat ini pemerintah memang melarang swasta untuk mengimpor vaksin Covid-19. Namun, pemerintah tetap melibatkan swasta dalam menyukseskan program vaksinasi, seperti dalam proses distribusi.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini