6 Jam Berlalu, Ketum PA 212 Masih Diperiksa Polda Metro soal Aksi 1812

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Senin 04 Januari 2021 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 337 2338748 6-jam-berlalu-ketum-pa-212-masih-diperiksa-polda-metro-soal-aksi-1812-26mozPgShX.jpg Ketum PA 212 Slamet Ma'arif (Foto: Felldy Utama)

JAKARTA - Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif masih berada di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan terkait keterlibatan dalam aksi demonstrasi 1812. Sejak tiba pada siang tadi, sudah enam jam Slamet menjalani pemeriksaan.

Slamet tiba di Polda Metro Jaya pada pukul 10.30 WIB. Sebelum menjalani pemeriksaan dia terlebih dulu mengikuti tes antigen dan dinyatakan negatif virus corona.

Baca Juga: Ketua PA 212 Diperiksa Polda Metro Jaya Terkait Aksi 1812

Tim kuasa hukum Slamet Ma'arif, Ichwan Tuankotta mengatakan, hingga sore ini kliennya tersebut diperiksa soal video ajakan untuk ikut aksi 1812.

"Kaitan dengan video aksi yang ditanyakan penyidik," kata tim pengacara Slamet Ma'arif, Ichwan Tuankotta saat dihubungi, Senin (4/1/2021).

Ichwan belum memerinci video yang dimaksud tersebut. Dia hanya membenarkan video tersebut berkaitan dengan ajakan Slamet Ma'arif kepada masyarakat untuk mengikuti aksi 1812.

Dia menambahkan, hingga sore ini pemeriksaan kepada kliennya tersebut masih berlangsung di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. "Iya (video ajakan ikut aksi 1812). Pemeriksaan masih berlangsung saat ini," ujarnya.

Baca Juga: Slamet Ma'arif Diperiksa Polisi, PA 212 Berdalih Aksi 1812 Dilindungi UUD 45

Slamet Ma'arif sendiri sebelumnya telah angkat suara perihal pemeriksaan kepadanya hari ini. Ditemui sebelum diperiksa penyidik, Slamet mengaku akan bersikap kooperatif.

"Dimintai keterangan sebagai saksi ya kita kooperatif aja. Kan kita belum tau apa yang mau dimintai tanggapan," tuturnya.

Polda Metro Jaya sendiri terus menyelidiki kasus kerumunan terkait aksi demonstrasi 1812. Selain Slamet Ma'arif, polisi telah menjadwalkan panggilan pemeriksaan kepada saksi berinisial A.

Saksi A sendiri diketahui merupakan pemilik dari mobil komando yang akan digunakan pada aksi 1812. Namun, pemeriksaan urung dilakukan usai saksi A berhalangan hadir.

Selain itu, pada Selasa 5 Januari 2021, polisi juga dijadwalkan memeriksa tiga orang saksi. Masing-masing di antaranya berinisial AR dan AS, serta koordinator lapangan aksi 1812, Rizal Kobar.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini