Pastikan Kebebasan Pers, Ini Isi Telegram Kapolri soal FPI

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 04 Januari 2021 17:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 337 2338708 pastikan-kebebasan-pers-kapolri-kirim-telegram-ke-seluruh-polda-terkait-maklumat-soal-fpi-jnKHaXLdzA.jpg Kapolri Jenderal Idham Azis (foto: okezone)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan surat telegram rahasia (TR) kepada seluruh Polda jajaran diantaranya Kapolda dan Kabid Humas se-Indonesia terkait dengan Maklumat Kapolri bernomor Mak/1/I/2021 tentang Kepatuhan Terhadap Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol dan Atribut serta Penghentian Kegiatan Front Pembela Islam (FPI).

(Baca juga: Polisi yang Diserang Laskar FPI di Tol Cikampek Diperiksa Propam, Apa Hasilnya?)

Telegram itu bernomor ST/1/I/HUM.3.4.5./2021 per tanggal (4/1/2021) yang ditandatangani oleh Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

"Ya benar (telegram itu)," kata Argo saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta.

Dalam telegram itu dijelaskan bahwa, penekanan Maklumat Kapolri tersebut pada poin 2D yang berbunyi 'Masyarakat tidak mengakses, mengunggah dan menyebar luaskan konten terkait FPI baik melalui website maupun media sosial'.

Bahwasannya telegram itu meminta kepada seluruh Polda agar dalam maklumat poin 2D tersebut tidak menyinggung media. Lalu, sepanjang memenuhi kode etik jurnalistik, media, dan penerbitan Pers dilindungi UU Pers, kebebasan berpendapat tetap mendapat jaminan konstitusional.

Poin 1 dan 2 jika digunakan pada konten yang diproduksi dan disebarluaskan bertentangan dengan konstitusi UUD 1945, ideologi negara Pancasila, mengancam NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika seperti mengadu domba, provokatif, perpecahan, SARA. Maka negara harus hadir untuk melakukan pencegahan dan penindakan.

Selama konten yang diproduksi dan penyebarannya tidak bertentangan dengan sendi-sendi berbangsa dan bernegara, dapat dibenarkan. Polri selama ini menjadi institusi yang aktif mendukung kebebasan Pers.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini