Syekh Ali Jaber: Kalau Saya Meninggal Mohon Dimakamkan di Lombok

Tim Okezone, Okezone · Senin 04 Januari 2021 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 337 2338567 syekh-ali-jaber-kalau-saya-meninggal-mohon-dimakamkan-di-lombok-alRWTt4hTh.jpg Syekh Ali Jaber (foto official RCTI)

JAKARTA - Ulama ternama Syekh Ali Jaber terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini dia dirawat di sebuah rumah sakit. Ali Jaber juga masih mengalami sesak nafas. Dia pun terlihat mengenakan ventilator. Sebelumnya, dia sempat melakukan isolasi mandiri.

(Baca juga: Terpapar Covid-19, Asisten: Syekh Ali Jaber Dirawat di ICU, Mohon Doanya!)

Belum lama ini beredar video di YouTube soal Syekh Ali Jaber yang bercerita kisah perjuangannya di Lombok. Bahkan, kakek Ali Jaber syahid saat melawan penjajah di Lombok.

(Baca juga: Bebas Jumat Ini, Abu Bakar Ba'asyir Diawasi Densus 88 Antiteror)

“Ketika saya di Lombok ini, saya jauh merasa nyaman. Karena ada ceritanya. Pertama saya berjuang di Indonesia memang di Lombok, anak lahir di Lombok,"ujar Ali Jaber dalam channel sasak update dikutip Okezone, Senin (4/1/2021).

"Kakek saya meninggal mati syahid melawan penjajah jepang di Lombok. Bahkan ayah dari ibu saya sendiri termasuk dia juga kelahiran Indonesia di Bumiayu dan adiknya juga kelahiran Lombok,”sambungnya.

Syekh Ali Jaber melanjutkan, Lombok adalah salah satu pulau yang dia sukai di Indonesia.

“Hubungan saya dengan Lombok bahkan saya bercita-cita Ya Allah walaupun saya memilih, memohon meninggal di Madinah. Kalau saya ditetapkan meninggal di Indonesia, mohon saya mau dimakamkan di Lombok. Lombok termasuk pulau kesayangan saya,” pungkasnya.

(Meilila Syavira)

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini