IDI: 504 Tenaga Kesehatan Meninggal Akibat Covid-19

Felldy Utama, iNews · Minggu 03 Januari 2021 05:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 03 337 2337878 idi-504-tenaga-kesehatan-meninggal-akibat-covid-19-ZLBPi10JdG.jpg Ilustrasi tenaga medis. (Foto: Medicalnewstoday)

JAKARTA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI)  mengumumkan sebanyak 504 tenaga medis dan kesehatan yang wafat akibat terinfeksi Covid-19. Data tersebut telah dimutakhirkan pada hari Jumat (1/1/2021) kemarin.

Jumlah ini telah dirangkum oleh Tim Mitigasi IDI dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Perastuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

"Terdapat total 504 petugas medis dan kesehatan yang wafat akibat terinfeksi Covid," kata salah satu Tim Mitigasi PB IDI, Adib Khumaidi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/1/2021). 

Dari jumlah tersebut, Adib merincikan daftar tenaga kesehatan dan medis yang wafat, yang di antaranya; 237 dokter dan 15 dokter gigi, 171 perawat, 64 bidan, 7 apoteker, 10 tenaga lab medik. Khusus dokter yang wafat tersebut terdiri dari 131 dokter umum (4 guru besar), dan 101 dokter spesialis (9 guru besar), serta 5 residen.

"Keseluruhannya berasal dari 25 IDI Wilayah (provinsi) dan 102 IDI Cabang (Kota/Kabupaten)," ujarnya.

Baca juga: Terpapar Covid-19, Khofifah Tegaskan Bisa Jalankan Tugas Pemerintahan

Adib menyebut, kematian tenaga medis dan kesehatan di Indonesia tercatat paling tinggi di Asia, dan 5 besar di seluruh dunia. Bahkan, sepanjang bulan Desember 2020 mencatat 52 (lima puluh dua) tenaga medis dokter meninggal akibat Covid. 

"Angka ini naik hingga 5 (lima) kali lipat dari awal pandemi," pungkasnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini