Muhammadiyah Minta Pemerintah Terbuka soal Vaksin Covid-19

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Jum'at 01 Januari 2021 23:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 01 337 2337475 muhammadiyah-minta-pemerintah-terbuka-soal-vaksin-covid-19-mtoT0zTrot.jpg Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (Foto: Raka Dwi Novianto)

JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir meminta pemerintah dan seluruh instrumen di dalamnya agar bersungguh-sungguh mencari solusi dan melakukan kebijakan-kebijakan afirmatif yang lebih komprehensif baik dibidang kesehatan sosial ekonomi pada 2021 terkait penanganan Covid-19. Termasuk dalam pengadaan vaksin, Nashir meminta pemerintah untuk terbuka terkait penggunaannya.

"Lebih-lebih yang berkaitan dengan pengadaan vaksin baik dalam standar kualitas dan keamanan dan kesehatan seluruh warga bangsa maupun dalam aspek-aspek lainnya yang memerlukan keterbukaan dan keseksamaan," ujar Nashir dalam refleksi akhir tahun 2020 yang disiarkan di YouTube Muhammadiyah Channel, Jumat (1/1/2020).

Baca Juga:  Begini Cara Cek Status Penerima Vaksin Covid-19 Gratis dari Pemerintah, Sudahkah Terdaftar?

Muhammadiyah, kata Nashir, juga siap mendukung sikap dan langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan sosialisasi penggunaan vaksin. Sehingga vaksin dapat digunakan pada waktu yang tepat dan dilakukan secara seksama.

"Sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Kuncinya adalah ketulusan kejujuran transparansi dan kebersamaan dari semua pihak," jelasnya.

Nashir juga meminta semua pihak agar selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19. Sebab hingga saat ini angka positif Covid-19 masih terus bertambah.

"Disiplin akan menjadi kekuatan yang paling besar bagi masyarakat Indonesia dalam menghadapi pandemi ini. Kita harus bersimpati dan berempati pada para tenaga kesehatan yang begitu berjuang siang dan malam bagi rumah sakit dan dipusat-pusat pelayanan Covid-19," katanya.

"Jika kita tidak menyertai mereka dengan disiplin sosial yang tinggi dan mengikuti protokol kesehatan beban mereka sangat berat dna lebih daei itu dengan disiplin Insya Allah kita akan mengoptimalkan ikhtiar kita untuk bisa mengatasi pandemi Covid-19 ini," pungkasnya.

Baca Juga:  Bertambah 8.072 Kasus Positif, Berikut Sebaran Covid-19 Per 1 Januari 2021

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini