Pembuat Parodi Lagu Indonesia Raya Ditangkap, Roy Suryo: Jangan Berhenti di 2 Anak, Modusnya Kompleks

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 01 Januari 2021 21:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 01 337 2337460 pembuat-parodi-lagu-indonesia-ditangkap-roy-suryo-jangan-berhenti-di-2-anak-modusnya-terlalu-kompleks-onQKoTrBHo.jpg Roy Suryo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengapresiasi Polri dan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) yang berhasil menciduk pembuat parodi lagu Indonesia Raya. Ada dua orang anak yang sudah ditangkap, yakni MDF (11) dan NJ (16).

Menurut Roy, penyelidikan kasus tersebut jangan berhenti di dua anak tersebut. Sebab, menurutnya modus yang digunakan terlalu kompleks untuk dibuat anak-anak.

"Saya mengapresiasi @CCICPolri & @PDRMsia atas penangkapan MDF (11) di Cianjur & NJ (16) di Sabah yg keduanya "berkolaborasi" memparodikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Namun, jangan hanya berhenti di anak2 ini, karena modus tsb terlalu kompleks jika dibuat hanya 2 anak2," tulis Roy melalui akun @KRMTRoySuryo2 seperti dilihat Okezone, Jumat (1/1/2021).

Baca Juga:  Ditangkap Polisi, Bocah Pembuat Parodi Lagu Indonesia Raya Dikenal Pintar dan Tertutup

Sekadar informasi, Bareskrim Polri telah menangkap dua pelaku pembuat parodi lagu Indonesia Raya. Keduanya merupakan warga negara Indonesia. Pengungkapan kasus dilakukan setelah Tim Siber Bareskrim Polri melakukan kordinasi dengan PDRM.

"Akhirnya dari PDRM berhasil mengamankan satu orang laki-laki yang inisialnya NJ umurnya 11 tahun," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono di Mabes Polri Jumat 1 Januari 2021.

NJ diamankan oleh PDRM di wilayah Sabah, Malaysia. Ia tinggal disana bersama dengan orang tuanya yang bekerja sebagai driver di sebuah perkebunan di Sabah.

Dari pengakuan NJ kata Argo, video tersebut dibuat pertama kali bukan oleh dirinya melainkan temannya di Indonesia dengan inisial MDF (16). Ia yang mengunggah pertama kali video parodi berjudul "Indonesia Raya Instrumental (Parody + Lyrics)" kemudian diunggah di YouTube dengan akun "MY Asean".

Baca Juga:  Kronologi Penangkapan 2 Pelaku Pembuat Parodi Lagu Indonesia Raya

Polisi kemudian bergerak cepat dan menangkap MDF dikediamannya di Cianjur, Jawa Barat pada Kamis 31 Desember 2020 malam. "Ternyata orang Cianjur. Semalam ditangkap dirumahnya dia kelas 3 SMP, kita bawa ke Bareskrim kemudian kita lakukan pemeriksaan," tutur Argo.

Argo menjelaskan, NJ dan MDF saling berteman di dunia maya. Keduanya juga sering saling ejek satu sama lain.

Berdasarkan keterangan MDF lanjutnya, video tersebut memang dibuat oleh dirinya namun menggunakan nama NJ. Ia juga menyertakan lokasi NJ di Malaysia dan menggunakan nomor Malaysia sehingga NJ tertuduh.

"Akhirnya NJ marah keada MDF, salahnya NJ (membuat video balasan) di kanal YouTube lagi dengan nama 'Channel My Asean. Isinya itu dia mengedit daripada isi (video) yang sudah disebar (dibuat) MDF dan dia hanya menambahi ada gambar babi yang ditambahi sama NJ ini," ungkapnya.

Kemudian, kedua anak masih di bawah umur tersebut sama-sama membuat dan mengedit lagu kebangsaan Indonesia Raya yang belakangan ramai. Motif dari MDF dan NJ sendiri kata Argo, masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya MDF sendiri dijerat Pasal 4 huruf 5 Ayat (2) jo Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.

Kemudian juga Pasal 64 A jo Pasal 70 Undang-Undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara Serta Lagu Kebangsaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini