Satgas: Pemalsu Surat Rapid Antigen Sanksinya Penjara 4 Tahun!

Dita Angga R, Sindonews · Jum'at 01 Januari 2021 03:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 01 337 2337112 satgas-pemalsu-surat-rapid-antigen-sanksinya-penjara-4-tahun-KV5EdfQmG6.jpg Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito (Foto: BNPB)

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pemalsuan surat keterangan rapid antigen pada masa pandemi sangatlah berbahaya. Di mana, aturan syarat perjalanan dengan hasil tes antigen digunakan untuk mencegah terjadinya penularan.

Seperti diketahui, beberapa pihak menyebut adanya tindakan pemalsuan surat rapid antigen dengan langsung menyatakan hasil yang negatif. Sehingga dapat melakukan perjalanan.

“Pada masa pandemi ini sudah sepatutnya masyarakat menyadari bahwa tindakan pemalsuan surat keterangan rapid test antigen sangat berbahaya. Penting untuk diketahui aturan prasyarat perjalanan disusun untuk mencegah terjadinya penularan di masyarakat,” kataya saat konferensi pers, Kamis (31/12/2020).

Baca Juga:  Mesti Tak Mudah, Jokowi Pastikan Terus Bekerja Keras Atasi Pandemi Covid-19

Dia mengatakan, bahwa dampak pemalsuan ini bisa menimbulkan korban jika pemalsu tersebut ternyata positif. “Perlu diingat bahwa dampak dari pemalsuan ini bisa menimbulkan korban apabila orang ternyata positif. Namun, menggunakan surat keterangan palsu kemudian menulari orang lain yang rentan. Maka, jangan pernah bermain-main dengan hal ini,” ujarnya.

Wiku mengatakan, tindakan ini bisa dijatuhi sanksi pidana sebagaimana yang diatur dalam KUHP, dengan hukuman penjara selama 4 tahun. “Seperti yang diatur dalam KUHP Pasal 267 Ayat (1), Pasal 268 Ayat (1) dan (2) yaitu pidana penjara selama 4 tahun. Mohon agar masyarakat menghindari praktik seperti ini,” ungkapnya.

Dia meminta agar masyarakat segera melaporkan jika menemukan praktik-praktik seperti ini. “Segera melaporkan kepada pihak yang berwenang jika mengetahui adanya praktik pelanggaran serupa,” pungkasnya.

Baca Juga: Ucapkan Selamat Tahun Baru, Jokowi: Jangan Lengah Jangan Remehkan Covid-19

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini