Haul Gus Dur, Budiman Sudjatmiko: Berpikir Terlalu Maju

Tim Okezone, Okezone · Kamis 31 Desember 2020 07:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 31 337 2336716 haul-gus-dur-budiman-sudjatmiko-berpikir-terlalu-maju-oQo8yYmrfP.jpg Gus Dur. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kader PDI Perjuangan (PDIP), Budiman Sudjatmiko turut mengucapkan doa untuk almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Sejumlah pihak memang menyelenggarakan peringatan wafatnya Gus Dur yang ke-11 atau yang biasa disebut haul Gus Dur, Rabu 30 Desember 2020.

Dalam cuitannya, Budiman mengatakan, problem tentang Gus Dur adalah berpikir terlalu maju dari zamannya. Padahal pada masa itu, alat kelembagaan belum terkonsolidasi untuk menopang ide-ide maju Gus Dur.

"Problem tentang Gus Dur: berpikir terlalu maju (dari zamannya) sementara aparatus kelembagaannya belum terkonsolidasi untuk menopang ide-idenya, menjadi presiden terlambat memulainya (harusnya 10 tahun sebelumnya) dan turun terlalu cepat. Lahul fatehah," tulis Budiman, dikutip Okezone pada Kamis (31/12/2020).

Haul ke-11 Gus Dur diadakan di tiga kota, yakni Jombang, Jakarta dan Yogyakarta. Putri ketiga Gus Dur, Anita Wahid, yang menjadi Ketua Pelaksana haul Gus Dur tahun ini menjelaskan, pemilihan ketiga kota itu terkait erat dengan sejarah hidup Gus Dur.

“Bapak lahir di Jombang, menjalani masa kecil di Jakarta, dan menghabiskan masa remajanya di Yogyakarta,” ujar Anita, dalam keterangan terulisnya, kemarin.

Baca juga: Haul Gus Dur, Lukman Hakim: Terima Kasih Telah Melindungi Nilai Agama yang meng-Indonesia

Dengan bernostalgia, Anita ingin mengajak masyarakat belajar dari proses perjalanan hidup Gus Dur yang membentuknya menjadi seorang humanis. Tema haul Gus Dur tahun ini adalah ‘Persatuan dan Solidaritas untuk 1 Negeri dan 1 Cinta’.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini