KPK Setor Rp293,9 Miliar ke Negara dari Hasil Rampasan Koruptor

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 30 Desember 2020 16:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 30 337 2336427 kpk-setor-rp293-9-miliar-ke-negara-dari-hasil-rampasan-koruptor-kbZnvBzceQ.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengklaim, pihaknya telah menyetorkan uang sebesar Rp293,9 miliar ke kas negara dari hasil penindakan sepanjang 2020. Uang sebesar Rp293,9 miliar itu diantaranya berasal dari denda, uang pengganti, hingga rampasan para terpidana kasus korupsi.

"Melalui fungsi penindakan yang dilakukan oleh unit labuksi, KPK mengembalikan uang negara melalui denda, uang pengganti dan rampasan. Total uang negara yang dikembalikan KPK (asset recovery) melalui fungsi ini mencapai Rp293,9 miliar," kata Nawawi saat konpers 'Capaian Kinerja KPK 2020' di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (30/12/2020).

Baca juga:  Catatan Akhir Tahun KPK : 7 Tersangka Masih Buron, Termasuk Harun Masiku-Sjamsul Nursalim

Nawawi merincikan, uang Rp293,9 miliar itu berasal dari denda, uang pengganti, hingga rampasan, para terpidana kasus korupsi sebesar Rp157,16 miliar. Sedangkan sejumlah Rp136,79 miliar, berasal dari penetapan status penggunaan dan hibah.

Nawawi berjanji, KPK akan memaksimalkan tugas dan kewajibannya menuntaskan kasus hingga ke persidangan. Tak kalah penting, kata Nawawi, KPK juga akan berupaya untuk memaksimalkan pemulihan aset kerugian negarabakibat tindak pidana korupsi.

Baca juga:  Catatan KPK Sepanjang 2020 : Tetapkan 109 Tersangka Kasus Korupsi 

"Putusan pengadilan dan kekuatan hukum tetap untuk koruptor bukan tanda berakhirnya tugas Komisi Pemberantasan Korupsi. Selain eksekusi, KPK harus melacak aset koruptor yang bersembunyi," beber Nawawi.

"Semua aset harus kembali ke kas negara untuk dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Selama tahun 2020, KPK melakukan hibah dan lelang terhadap barang-barang yang sudah ditetapkan menjadi milik negara," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini