FPI Dibubarkan, Ini Imbauan Mahfud MD untuk Aparat Keamanan

Riezky Maulana, iNews · Rabu 30 Desember 2020 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 30 337 2336227 fpi-dibubarkan-ini-imbauan-mahfud-md-untuk-aparat-keamanan-Znl1HfzWgF.JPG Konpers Pembubaran FPI (Foto: Kemenko Polhukam)

JAKARTA - Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD resmi melarang aktivitas yang dilakukan oleh Front Pembela Islam (FPI).

Pelarangan tersebut lantaran legak standing dari organisasi masyarakat (Ormas) Islam tersebut telah dicabut.

Bahkan, Mahfud MD mengmbau kepada berbagai aparat keamanan, baik di tingkat pusat maupun daerah untuk menghentikan jika terpantau adanya aktivitas dari FPI. Pelarangan tersebut terhitung mulai hari ini, Rabu (30/12/2020).

"Kepada aparat-aparat, pemerintah pusat dan daerah kalau ada sebuah ormas mengatasnamakan FPI itu dianggap tidak ada dan harus ditolak karena legal standingnya tidak ada, terhitung hari ini ya," kata Mahfud dalam konferensi persnya, Rabu (30/12/2020) di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat

Adapun pelarangan aktivitas FPI, sambung Mahfud diperkuat dengan keputusan bersama enam petinggi Kementerian dan Lembaga. Mulai dari Mendagri hingga Kepala BNPT.

"Pelanggaran kegiatan FPI ini dikuatkan di dalam keputusan bersama 6 pejabat tertinggi di K/L yakni, Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum dan HAM, Menkoinfo, Jaksa Agung, Kapolri, dan Kepala BNPT," tuturnya.

Baca Juga: Resmi! Pemerintah Nyatakan FPI Ormas Terlarang

Dia menjelaskan, laramgan aktivitas FPI lantaran tindakan ormas tersebut melanggar ketertiban dan keamanan. Adapun beberapa hal yang melanggar, yaitu razia sepihak, melakukan tindak kekerasan, dan provokator.

"FPI tetap melalukan aktivitas yang melanggar ketertiban dan keamanan Dan bertentangan dengan hukum. Seperti tindak kekerasan, sweeping atau razia secara sepihak, provokasi dan sebagainya," ungkapnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini