FPI Resmi Dilarang, Menkumham: 35 Orang Anggota Terlibat Terorisme

Tim Okezone, Okezone · Rabu 30 Desember 2020 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 30 337 2336207 fpi-resmi-dilarang-menkumham-35-orang-anggota-terlibat-terorisme-Sv3D720RIN.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Pemerintah resmi membubarkan organisasi masyarakat (Ormas) Front Pembela Islam (FPI) melalui keputusan bersama menteri.

Wakil Menteri Hukum dan Ham, Erdawr Omar Sharif Hierij menjelaskan, dibubarkannya FPI karena ormas tersebut terbukti mengganggu ketertiban umum.

"35 orang anggota FPI terlibat terorisme, 29 diantaranya sudah dijatuhi pidana. Sementara itu, 106 orang anggota FPI juga terlibat pidana, 100 diantaranya telah dijatuhi hukuman," jelas Edward dalam konferensi pers, Rabu (30/12/2020).

Selain itu, FPI juga dianggap sering menggelar razia atau sweeping yang sebenarnya menjadi tugas dan wewenang aparat hukum,

Sebelumnya, pemerintah resmi melarang Front Pembela Islam (FPI) sebagai organisasi di Indonesia. FPI dinilai telah melakukan sejumlah pelanggaran yang mengganggu ketertiban umum. Hal ini tertuang dalam keputusan bersama.

Baca Juga: Resmi! Pemerintah Nyatakan FPI Ormas Terlarang

“Bahwa FPI sejak tanggal 21 Juni 2019, sebagai organisasi FPI tetap melakukan aktivitas yang melanggar keamanan dan bertentangan dengan hukum,” Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahmud MD.

Mahfud melanjutkan, saat ini FPI tidak memiliki legal standing sebagai organisasi di Tanah Air. Oleh sebab itu, semua aktivitas FPI adalah aktivitas terlarang dan tidak mempunyai dasar hukumnya.

“Berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan kegiatan FPI karea FPI tidak lagi mempunyai legal standing, baik sebagai ormas maupun organisasi biasa,”pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini