Tim Hukum Habib Rizieq Heran Putusan Pembatalan SP3 Dugaan Chat Mesum Muncul Tiba-Tiba

Tim Okezone, Okezone · Selasa 29 Desember 2020 22:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 337 2335958 tim-hukum-habib-rizieq-heran-putusan-pembatalan-sp3-dugaan-chat-mesum-muncul-tiba-tiba-UFKyHR5pZe.jpg Habib Rizieq. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Tim hukum Habib Rizieq Shihab mengaku heran dengan dikabulkan praperadilan penetapan SP3 atas kasus dugaan chat mesum kliennya dengan Firza Husein, oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Pihak Habib Rizieq mengaku baru mengetahui soal adanya pendaftaran peradilan tersebut, yang teregister dengan nomor 151/Pid.Prad/2020/PN.JKT.SEL. Padahal, menurut tim hukum, selama ini hal sekecil apapun dari kliennye selalu diberitakan dan jadi sorotan publik.

“Bahwa sudah barang tentu, setiap hal yang menyangkut klien kami-bahkan seandainya klien kami menginjak semut sekalipun- akan mendapatkan sorotan media, atau ada pemberitaan atasnya,” ujar tim hukum Habib Rizieq, dalam rilis yang diterima Okezone pada Selasa (29/12/2020).

“Sehingga, bagaimana mungkin terhadap kasus chat fiktif yang dulu sangat ramai dan viral di media, sama sekali tidak pernah kami dengar berita pendaftaran permohonan, maupun jalannya persidangan perkara praperadilan SP3-nya, apalagi sidang praperadilan adalah sidang yang dibuka dan terbuka untuk umum, tiak boleh dijalankan secara tertutup, sembunyi-sembunyi atau bisik-bisik,” lanjut kuasa hukum. 

Baca juga: Haikal Hassan: Mimpi Bertemu Rasulullah Itu Betul!

Tim hukum lantas membandingkan dengan pengajuan permohonan praperdilan yang mereka ajukan ke PN Jaksel terkait penetapan tersangka Habib Rizieq, pada 15 Desember 2020. Bahkan, nomor registernya lebih duluan dari register praperadilan dugaan chat mesum, yakni 150/Pid.Prad/2020/PN.JKT.SEL.

“Bahwa terhadap perkara kami yang memiliki nomor register lebih kecil, dan didaftarkan lebih dulu, baru mendapat surat panggilan sidangnya pada hari ini, Selasa 29 Desember 2020, yang mana menjadwalkan sidang pada 4 Januari 2021,” tulis tim hukum.

Padahal, kata tim hukum, sudah sepatutnya perkara yang mereka ajukan dan memiliki nomor register lebih kecil, di pengadilan yang sama, untuk diputus lebih dulu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini