Periksa Penyuap Juliari Batubara, KPK Selisik Pendistribusian Paket Bansos Covid-19

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 29 Desember 2020 10:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 337 2335479 periksa-penyuap-juliari-batubara-kpk-selisik-pendistribusian-paket-bansos-covid-19-q1bCnCQcEW.jpg Mantan mensos Juliari Peter Batubara yang tertangkap kasus suap bansos.(Foto:Dok Okezoe)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Harry Sidabukke sebagai saksi kasus dugaan suap, terkait pengadaan bantuan sosial (bansos) penanganan Covid-19 wilayah DKI Jakarta tahun anggaran 2020, Senin, 28 Desember 2020. Harry Sidabukke sendiri merupakan tersangka pemberi suap mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara (JPB).

Harry Sidabukke diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan Juliari Peter Batubara. Penyidik telah mengantongi keterangan Harry Sidabukke.

Oleh penyidik, Harry dicecar ihwal pendistribusian bansos berupa paket sembako untuk penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek yang kini menjadi rasuah.

"Harry Sidabuke diperiksa sebagai saksi untuk tersangka JPB. Penyidik masih mendalami melalui keterangan saksi ini terkait paket pekerjaan yang dikerjakan oleh saksi untuk mendistribusikan paket Bansos khususnya di wilayah Jabodetabek Tahun 2020," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Selasa (29/12/2020).

Sekadar informasi, KPK berhasil mengungkap kasus dugaan suap terkait pengadaan bansos berupa paket sembako untuk penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek, dengan menetapkan lima orang tersangka.

Kelima tersangka itu yakni, mantan Mensos Juliari P Batubara. Kemudian, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos, Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW) serta dua pihak swasta pemberi suap yakni Ardian IM (AIM), Harry Sidabukke (HS).

Matheus dan Adi Wahyono diduga mengambil jatah Rp10 ribu dari tiap paket bansos berupa sembako seharga Rp300 ribu, bekerjasama dengan pengusaha Ardian IM dan Harry Sidabukke. Dari jatah Rp10 ribu di tiap paket sembako, diduga ada yang mengalir untuk mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara.

Atas perbuatannya, tersangka Matheus Joko Santoso, dan inisial AW disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 (i) Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara, tersangka Juliari Batubara disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Sedangkan para tersangka pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini