FPI Minta Eksekutor 6 Laskar Dihukum sebagai Efek Jera

Komaruddin Bagja, Sindonews · Selasa 29 Desember 2020 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 337 2335456 fpi-minta-eksekutor-6-laskar-dihukum-sebagai-efek-jera-w31AW1AFMX.jpg Foto: Antara

JAKARTA- Kuasa Hukum Front Pembelas Islam (FPI) Aziz Yanuar mengapresiasi Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) yang terus melakukan investigasi atas kasus penembakan enam anggota Laskar FPI di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM50 pada 14 Desember 2020.

Adapun keenam orang yang tewas itu adalah, Faiz, Ambon, Andi, Reza, Lutfi dan Khadafi. Mereka semua diketahui merupakan anggota Laskar FPI DKI Jakarta yang sedang mengawal Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

(Baca juga: Ini Jawaban Komnas HAM soal Rumah Penyiksaan 6 Laskar FPI)

"Alhamdulillah dalam setiap usaha Komnas HAM untuk menemukan fakta untuk dalam rangka mengungkap kasus ini secara tuntas dan mendalam," kata Aziz saat dihubungi MNC Media, Selasa (29/12/2020).

 Aziz meminta agar hukuman yang diberikan kepada pelaku dapat memenuhi rasa keadilan terhadap pihak korban.

 "Sehingga juga diharapakan ada efek jera kepada para pelaku dugaan tindakan-tindakan pelanggaran HAM berat terhadap 6 syuhada ini," tambahnya.

 Sebelumnya diberitakan, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Beka Ulung Hapsara menegaskan, hingga kini pihaknya belum mengumumkan kesimpulan perisitiwa tewasnya enam Laskar Front Pembela Islam (FPI) oleh polisi.

 "Jadi sampai saat ini kami tidak pernah menyampaikan kesimpulan atas temuan yang ada. Jadi tidak ada kesimpulan. Analisa saja belum," ujar Beka di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/12/2020).

Beka menuturkan, hingga kini Komnas HAM masih terus mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti-bukti. Semua temuan tersebut kemudian dikonsolidasikan.

Tim Penyelidik Komnas HAM juga melakukan investigasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menemukan sejumlah barang bukti seperti proyektil peluru, selongsong dan serpihan bagian dari mobil yang diyakini terkait dengan peristiwa tersebut.

Selain itu, tim turut mengamankan beberapa bukti petunjuk lainnya seperti rekaman percakapan, rekaman CCTV dan sebagainya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini