Refleksi Akhir 2020, DPR Ajak Masyarakat Sumbang Gagasan untuk 2021

Kiswondari, Sindonews · Senin 28 Desember 2020 15:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 28 337 2335035 refleksi-akhir-2020-dpr-ajak-masyarakat-sumbang-gagasan-untuk-2021-KFY5C4sihS.jpg Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (Foto: Okezone)

JAKARTA – Tahun 2020 hanya menyisakan beberapa hari lagi, di mana tahun 2020 juga diwarnai dengan ketidakpastian di seluruh sektor dan elemen kehidupan bangsa, karena seluruh dunia terkena pandemi Covid-19. Pandemi ini membuat banyak negara gagap dan mengalami kesulitan.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPR Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam) Azis Syamsuddin dalam catatan refleksi akhir tahun 2020.

“Kita pahami, pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah penyebabnya. Situasi atau kondisi seperti ini memang tidak hanya mendera negara kita. Tetapi hampir seluruh negara di dunia. Itu membuat segala hal menjadi semakin sulit diyakini dengan kebenaran yang hakiki. Bahkan bisa dikatakan bahwa yang lebih mudah dipahami saat ini adalah ketidakpastian,” kata Azis kepada SINDOnews, Senin (28/12/2020).

Baca Juga: Dilema Pesta Demokrasi di Tengah Pandemi

Untuk itu, menurut Azis, di penghujung 2020 dan di ambang 2021 merupakan momen yang tepat bagi seluruh elemen bangsa, seluruh masyarakat, untuk merefleksikan apa saja yang telah dilakukan selama satu tahun ke belakang serta menyusun rencana ke depan agar lebih baik. Meskipun dalam suasana kebingungan, ketakutan dan kepanikan, semua tetap harus mencoba untuk mengenal situasi saat ini dengan lebih baik dan lebih dalam, sehingga timbul kreativitas dan gagasan yang baik.

“Saya kira kita harus pahami dulu analoginya. Bila di tengah kekalutan situasi dalam kehidupan, tiba-tiba ada yang berpikir jernih dan menyampaikan gagasan-gagasan, pintu solusi terbuka. Inilah yang disebut the power of idea. Kekuatan ide dan gagasan untuk menentukan langkah-langkah ke depan,” ujarnya.

Mantan Ketua Komisi III DPR ini melihat, bahwa bagi banyak pihak, baik perorangan, institusi, maupun organisasi, Desember yang merupakan bulan terakhir dalam kalender Masehi selalu menjadi waktu untuk melakukan refleksi akhir tahun. 

“Refleksi ini untuk merenungi kembali perjalanan yang telah dilakukan, yang merupakan sebuah gambaran,” tutur Azis.

Begitu juga dalam konteks kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sambung politikus Partai Golkar ini, patut kiranya semua pihak merenungi kembali. Di sepanjang tahun 2020 ini, banyak persoalan-persoalan bangsa yang terus mengemuka, mulai dari pandemi Covid-19 yang menghajar dan mempengaruhi semua sendi kehidupan, persoalan politik, serta saling serang yang berujung pada ujaran kebencian dan hilangnya rujukan nilai.

Baca Juga: Kaleidoskop 2020: Jalan Panjang Kasus Covid-19 di Indonesia

Selain itu, Azis melanjutkan, permasalahan lain mulai dari pengangguran, kriminalitas, skandal korupsi, geng motor, narkoba, terorisme, hingga bencana alam. Ini semua menjadi persoalan bangsa yang harus ditangani secara serius, agar bangsa yang besar ini tidak semakin kehilangan jati diri dan kehilangan arah. 

“Persoalan-persoalan tersebut yang menjadi akar dari berbagai permasalahan yang melanda bangsa ini, harus segera dicarikan solusi oleh segenap komponen bangsa. Kalau tidak, akan menjalar pada permasalahan lain yang semakin sulit diatasi,” tegas legislator Dapil Lampung ini.

“Kita tentu tak ingin bangsa ini semakin terpuruk dengan berbagai permasalahan yang tak kunjung selesai. Terutama pandemi Covid-19, yang sudah menjadi persoalan terbesar kita dan harus ditangani bersama. Kita semua berharap, bangsa ini dapat mengatasi segala persoalan yang ada, dan mampu meraih keinginan bersama sebagai bangsa yang damai, aman, nyaman, tentram, sejahtera, dan berkeadilan,” tambah Azis.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini