Singgung Prabowo-Sandi, Ustadz Haikal Hassan : Yang Didukung Masuk Istana, Pendukungnya Masuk Penjara

Tim Okezone, Okezone · Senin 28 Desember 2020 07:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 28 337 2334716 singgung-prabowo-sandi-ustadz-haikal-hassan-yang-didukung-masuk-istana-pendukungnya-masuk-penjara-MNzbVlwUbw.jpg Sekjen HRS Center Ustadz Haikal Hassan. (Foto : Sindonews/Isra Triansyah)

JAKARTA – Sekretaris Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Ustadz Haikal Hassan curhat soal perjuangannya mendukung pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Saat itu ia keliling ke sejumlah tempat untuk mengampanyekan Prabowo-Sandi. Bahkan ia mengaku sampai jual hartanya guna memodali pembiayaan untuk sejumlah saksi.

Hal itu diungkapkannya melalui media sosial Twitter. Meski begitu, pada saat ini justru pihak yang didukung masuk ke dalam Kabinet Indonesia Maju. Sementara itu, Haikal saat ini berstatus sebagai saksi terlapor, dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong (hoaks).

"Saya keliling dalam negeri. Lalu keliling Eropa, Australia. Belum cukup? Jual mobil...Buat berikan saksi... agar adil. Tapi, Inilah kita...Hidup di zaman yang didukung jadi presiden dan wapres masuk istana, dan pendukungnya masuk penjara. Ironi. Ah..lupakan," tulis akun @haikal _hassan yang dikutip Minggu (27/12/2020).

Tweet tersebut ditulis pada Minggu (27/12/2020) dan ditanggapi oleh warganet. Tapi tweet tersebut kini sudah terhapus. 

Baca Juga : Menakar Plus Minus Sandiaga Uno Masuk Kabinet Jokowi

"Mereka berdua tdk jadi presiden krn allaah ingin mmperlihatkan pada kita siap mereka sebenarnya, klo yg nganu umat sdah tau mrk siapa hingga allaah menunjukkan kpd kita bhwa mereka brdua tak lebih dari pengkhianat yg rakus akan kekuasaan," jhonson akun @AsyiFahmi

"Sabar be, mungkin kita salah menggantungkan harapan perubahan, ternyata yg sempat kita harepin hari ini tabiat aslinya kebuka, itu juga berkah Mereak Kedepan jadi lebih mawas diri," cuit akun @NodyRachmat.

Diberitakan sebelumnya, Sekjen HRS Center Haikal Hassan sempat datang memenuhi panggilan Polda Metro Jaya sebagai saksi terlapor dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong (hoaks), Rabu 23 Desember 2020,

Baca Juga : Presiden Jokowi Dinilai Tak Akan Reshuffle Menteri Lagi Meski Memble

Haikal mengaku datang untuk memberikan klarifikasi atas laporan tentang berita bohong terhadapnya. Kepada media, Haikal Hassan menampik telah menyebarkan berita bohong ke masyarakat.

"Tidak ada persiapan apa-apa, kan cuma klarifikasi saja. Habis itu pulang yah, asyik-asyik saja," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini