Prabowo-Sandi Masuk Istana, Babe Haikal: Pendukungnya Masuk Penjara

Bima Setiyadi, Koran SI · Minggu 27 Desember 2020 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 27 337 2334572 prabowo-sandi-masuk-istana-babe-haikal-pendukungnya-masuk-penjara-SbYrMD1a3V.jpg Babe Haikal (foto: Sindo)

JAKARTA - Sekertaris Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan menyinggung masuknya Sandiaga Uno ke dalam Kabinet Indonesia Maju, menyusul Prabowo Subianto. Padahal Haikal saat ini berstatus sebagai saksi terlapor, dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong (hoaks), Rabu 23 Desember 2020.

Dalam cuitannya di media sosial Twitter, Haikal menjelaskan perjuangannya untuk memberi saksi agar adil pada Pemilihan Presiden 2019 lalu. Dimana, dia mendukung pasangan Prabowo-Sandi sebagai rival dari Joko Widodo (Jokowi) -Ma'ruf.

"Saya keliling dalam negeri. Lalu keliling Eropa, Australia. Belum cukup? Jual mobil...Buat berikan saksi... agar adil. Tapi, Inilah kita...Hidup di zaman yang didukung jadi presiden dan wapres masuk istana, dan pendukungnya masuk penjara. Ironi. Ah..lupakan," tulis akun @haikal _hassan yang dikutip Minggu (27/12/2020).

 Baca juga: Menakar Plus Minus Sandiaga Uno Masuk Kabinet Jokowi

Tweet yang ditulis sejak Minggu pagi itu disukai lebuh dari lima ribu warganet dan di balas 730 kali.

"Mereka berdua tdk jadi presiden krn allaah ingin mmperlihatkan pada kita siap mereka sebenarnya, klo yg nganu umat sdah tau mrk siapa hingga allaah menunjukkan kpd kita bhwa mereka brdua tak lebih dari pengkhianat yg rakus akan kekuasaan," jhonson akun @AsyiFahmi

Baca juga:  Presiden Jokowi Dinilai Tak Akan Reshuffle Menteri Lagi Meski Memble

"Sabar be, mungkin kita salah menggantungkan harapan perubahan, ternyata yg sempat kita harepin hari ini tabiat aslinya kebuka, itu juga berkah Mereak Kedepan jadi lebih mawas diri," cuit akun @NodyRachmat.

Diberitakan sebelumnya, Sekjen HRS Center Haikal Hassan sempat datang memenuhi panggilan Polda Metro Jaya sebagai saksi terlapor dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong (hoaks), Rabu 23 Desember 2020,

Haikal mengaku datang untuk memberikan klarifikasi atas laporan tentang berita bohong terhadapnya. Kepada media, Haikal Hassan menampik telah menyebarkan berita bohong ke masyarakat.

"Tidak ada persiapan apa-apa, kan cuma klarifikasi saja. Habis itu pulang yah, asyik-asyik saja," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini