Menag: Semua Warga Sama di Hadapan Hukum Termasuk Ahmadiyah dan Syiah

Antara, · Minggu 27 Desember 2020 16:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 27 337 2334553 menag-semua-warga-sama-di-hadapan-hukum-termasuk-ahmadiyah-dan-syiah-c68I1vraFV.jpg Menteri Agama, Yaqut Cholill (foto: Antara)

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum, baik dari kalangan Ahmadiyah, Syiah, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan sebagainya.

"Oleh karena itu, negara wajib melindungi mereka sebagai warga negara," kata Yaqut saat diskusi lintas agama dengan tema "Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Kebinekaan" yang dipantau di Jakarta, Minggu (27/12/2020).

Baca juga:  Menag Sebut Agama saat Ini Dijadikan Norma Konflik 

Artinya, jika ada perbedaan pandangan atau keyakinan, tidak boleh ada alasan kelompok yang paling besar lalu kemudian melakukan persekusi, menghakimi dan sebagainya.

Hal tersebut merupakan sikap dasar yang akan dipegang erat oleh negara, kata Gus Yaqut sapaan Menag. Jika ada perbedaan pandangan, keyakinan, pendapat di tengah masyarakat terkait hal-hal keagamaan, harus diselesaikan dengan dialog.

Baca juga:  Gerakan Radikal di Indonesia, Menag Yaqut: Harus Kita Lawan! 

"Saya sebagai Menteri Agama siap memfasilitasi untuk berdialog," katanya.

Ia juga meluruskan, tidak pernah mengatakan bahwa akan mengafirmasi beribadah umat Ahmadiyah dan Syiah.

"Terlepas konteksnya bahwa ini benar atau salah, saya tidak pernah mengatakan itu," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, pandangan tersebut keliru dan perlu diluruskan kepada masyarakat karena kurang baik. Sebagai Menteri Agama, Gus Yaqut akan mendudukkan persoalan tersebut pada prinsip-prinsip dasar yang dimiliki oleh setiap warga negara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini