Pemuda Muhammadiyah: Jangan Bicara Soal Perbedaan Ideologi, Tapi Bangun Bangsa yang Sejahtera!

Agregasi Sindonews.com, · Minggu 27 Desember 2020 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 27 337 2334510 pemuda-muhammadiyah-jangan-bicara-soal-perbedaan-ideologi-tapi-bangun-bangsa-yang-sejahtera-HmSq1KQoNF.jpeg Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Cak Nanto (foto: Istimewa)

JAKARTA - Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto menegaskan, saat ini bukan saatnya berbicara tentang perbedaan-perbedaan ideologi. Apalagi, tegas Cak Nanto, sapaan akrabnya, saat ini Pancasila dan Negara sudah menjadi kesepakatan final.

"Kita masih berbicara tentang perbedaan ideologi, entah ada apa di bangsa kita ketika masih berbicara tentang perbedaan-perbedaan. Seharusnya kita sudah berbicara tentang bagaimana membangun bangsa yang sejahtera yang sejuk," kata Cak Nanto dalam Silaturahmi Nasional Lintas Agama dengan tema 'Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Kebhinekaan' secara virtual, Minggu (27/12/2020).

 Baca juga: Haedar Nashir: Berhentilah Merumitkan Urusan Agama! 

Kata Cak Nanto, ada sesuatu yang keliru di dalam perspektif pembelajaran tentang kehidupan.

"Bahwa seharusnya kita sekarang sudah beranjak. Maka di konsep Muhammadiyah pernah dikenal dengan darul ahdi wa syahadah yaitu Pancasila dan Negara itu sudah kesepakatan final. Tinggal bagaimana kita berjanji untuk membangun bangsa kita," katanya.

Baca juga:  Abdul Mu'ti Tolak Jadi Wamendikbud, Muhammadiyah Jangan Ditafsir Jadi Oposisi 

Jadi, tegas Cak Nanto, tidak ada lagi pembicaraan-pembicaraan perbedaan yang seharusnya sudah selesai.

"Founding fathers kita sudah berkorban untuk itu. Maka kita harus menghargai pengorbanan yang sangat luar biasa, kalau nggak, nggak mungkin bisa jadi bangsa yang aman yang luas seperti ini,” katanya.

Cak Nanto juga menegaskan, seharusnya sebagai bangsa harus sadar, para anak muda juga harus sadar, jadilah pejabat yang negarawan, jadilah rakyat yang negarawan yang memfungsikan untuk semua golongan tidak hanya satu golongan, tidak hanya kepentingan institusi, tapi untuk kepentingan keamanan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

"Artinya, saya berharap sebagai anak-anak muda yang ke depan perlu ada satu hal yang kita harus selesaikan tentang ideologi itu kita selesaikan. Sudahlah cukup berbicara tentang itu karena kita ketinggalan jauh dengan negara-negara lain," tegas Cak Nanto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini