Tambah Ruang Perawatan Covid-19, Cara Menkes Antisipasi Dampak Libur Nataru

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 25 Desember 2020 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 25 337 2333945 tambah-ruang-perawatan-covid-19-cara-menkes-antisipasi-dampak-libur-nataru-L8Po1TvqgP.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin terus melakukan persiapan mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 usai libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni menambah jumlah bed atau tempat tidur baik di ruang perawatan biasa maupun di ICU.

“Yang penting adalah menambah jumlah bed baik (ruang perawatan) biasa maupun yang di ICU,” tegas Budi dalam Press Conference ‘Langkah Antisipatif Menghadapi Lonjakan Kasus Covid-19’ secara virtual, Jumat (25/12/2020).

Budi Gunadi mencontohnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang potensi penambahannya bisa sampai dengan 100 bed.

“Dan kebetulan di RSCM ini kebetulan tempatnya ada, tinggal kita tambah jumlah bed dan ICU-nya ada potensinya bisa sampai 100 bed tambahan,” ungkapnya yang sekaligus meninjau langsung di RSCM.

Dikatakannya, yang paling penting untuk menghadapi lonjakan kasus usai liburan Nataru adalah jumlah perawat. “Yang kritikal bukan tempatnya ternyata, tapi perawatnya,” katanya.

Baca Juga : Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Sebanyak 14.462

Ia pun telah mengkomunikasikan dengan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono bagaimana segera mengalokasikan tambahan perawat.

“Jadi tadi saya sudah bicara dengan pak Wamen yang benar-benar dokter, bagaimana caranya kita bisa segera mengalokasikan tambahan perawat karena jumlah dokternya cukup, jumlah alat kesehatannya cukup, ruangannya juga ada, bisa nambah sampai 100, tapi kita butuh perawat,” ungkap Budi.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini