Ada 200 Rapid Test Antigen Gratis di Rest Area KM 34 Tol Jagorawi

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 25 Desember 2020 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 25 337 2333786 ada-200-rapid-test-antigen-gratis-di-rest-area-km-34-tol-jagorawi-cdFnKR9jNQ.jpg Rapid test antigen gratis di KM 34 Tol Jagorawi (Foto : Okezone.com/Putra RA)

BOGOR - Layanan rapid test antigen gratis yang disediakan Polres Bogor di Rest Area KM 34 Tol Jagorawi, Babakan Madang, Kabupaten Bogor dibanjiri masyarakat. Tidak hanya wisatawan, banyak warga luar Bogor yang datang untuk di-rapid test.

Pantauan Okezone, satu persatu masyarakat pengguna Tol Jagorawi mulai memasuki Rest Area KM 34 sejak pukul 08.00 WIB. Terlihat antrean cukup panjang yang ingin mendaftar rapid test antigen.

Setelah mendaftar, mereka dipangil satu persatu oleh petugas medis Polres Bogor untuk dirapid. Kemudian, masyarakat menunggu hasilnya sekitar 15-30 menit apakah yang bersangkutan reaktif atau non-reaktif Covid-19.

Bagi yang hasilnya non reaktif dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan dengan membawa surat dari petugas. Namun, jika hasilnya reaktif diharuskan kembali ke rumah untuk isolasi mandiri sambil petugas berkoordinasi dengan Puskesmas.

Kasubag Humas Polresta Bogor Kota AKP Ita Puspita Lena mengatakan ini hari kedua layanan rapid tes antigen oleh Polres Bogor. Ada sekitar 200 alat rapid tes yang disediakan gratis untuk masyarakat.

"Ini hari kedua rapid tes antigen di Rest Area KM 34 Babakan Madang. Kemarin hari pertama 100 alat yang disediakan, kalau hari ini sekitar 200 alat," kata Ita, kepada Okezone di lokasi, Jumat (25/12/2020).

Ita menambahkan, pada hari kedua ini memang terlihat antusias masyarakat yang lebih besar dibandingkan kemarin. Bukan hanya wisatawan, banyak warga dari luar wilayah Bogor yang sengaja datang untuk mengikuti rapid tes antigen ini.

Baca Juga : Sesak Nafas, Kepala Dinas Pertanian Denpasar Meninggal Positf Covid-19

"Mungkin kita lebih masif memberikan informasi kepada masyarakat tentang rapid tes ini. Sehingga mereka antusias datang berbondong-bondong melibihi target yang kita siapkan. Tidak hanya wistawan yang mau ke Puncak tapi juga banyak masyarakat lain yang ikut," ungkap Ita.

Sementara itu, Paurkes Polres Bogor dr. Elinda Vidiyana Ekawati MARS menjelaskan bahwa dari rapid tes antigen yang sudah digelar selama dua hari ini total terdapat dua orang menunjukan hasil reaktif.

"Kemarin dari 100 orang yang dites, satu reaktif. Hari ini dari 200 juga ada satu reaktif. Jadi total ada 2 (reaktif), kita langsung koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan selanjutnya memerintahkan Puskesmas setempat," ucap Elinda.

Bagi mereka yang reaktif diwajibkan untuk isolasi mandiri di rumah dan menjaga jarak dengan anggota keluarga lainnya. Nantinya, Puskesmas di domisili mereka akan melakukan swab tes covid-19.

"Kita pulangkan untuk isolasi mandiri di rumah. Di rumah harus memakai masker, menjaga jarak dengan keluarga lainnya. Alat makan, kamar mandi kalau bisa semua terpisah sambil Puskesmas berkoordinasi tata cara pengobatan lebih lanjut dan mentracing siapa saja yang kontak untuk diswab," tutup Elinda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini