Share

Edhy Prabowo ke Menteri KKP Wahyu: Nelayan Sangat Butuh Pemimpin

Sabir Laluhu, Koran SI · Rabu 23 Desember 2020 20:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 337 2333086 edhy-prabowo-ke-menteri-kkp-wahyu-nelayan-sangat-butuh-pemimpin-5jIt9SLOnU.jpg Tersangka Edhy Prabowo (foto: Sindo/Sabir)

JAKARTA - Tersangka penerima suap mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo mengucapkan selamat kepada Sakti Wahyu Trenggono, yang ditunjukkan dan dilantik sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan oleh Presiden Joko Widodo.

"Selamat menjalankan tugas. Tetap lancar. Semoga sukses. Nelayan sangat butuh pemimpin. Saya percaya Pak Trenggono punya karakter," ujar Edhy usai menjalani pemeriksaan, di lobi depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (23/12/2020) malam.

Baca juga:  Jadi Menteri Kelautan, Sakti Wahyu Trenggono Lepas Jabatan di Agrinas dan KKIP

Edhy lebih dulu terlihat menuruni tangga lantai dua ruang pemeriksaan menuju ruang steril KPK pukul 20.25 WIB.

Baca juga:  Pasca Kasus Korupsi Benur, Menteri KKP Trenggono: Kita Evaluasi

Pemeriksaan kali ini merupakan pemeriksaan lanjutan Edhy sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan pengiriman kargo benih lobster (benur) ke luar negeri melalui PT Aero Citra Kargo (ACK).

Edhy memilih menutup mulut saat disinggung dugaan keterlibatan Sakti Wahyu Trenggono dalam kapasitas selaku Komisaris Utama PT Agro Industri Nasional (Agrinas) terkait dengan perizinan dan ekspor benur yang dilakukan PT Agrinas. Edhy menundukkan kepala sambil memasuki mobil tahanan.

 

Dalam kasus dugaan suap ini, KPK telah menetapkan tujuh orang tersangka dan telah ditahan. Satu orang pemberi suap yakni pemilik sekaligus Direktur PT Dua Putera Perkasa (DPP) Sarjito. Berikutnya ada enam orang sebagai tersangka penerima suap.

Mereka yakni, pertama, Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan. Kedua, Staf Khusus Menteri KKP sekaligus Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (due diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster KKP Andreau Pribadi Misata.

Ketiga, Staf Khusus Menteri KKP sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (due diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster KKP Safri. Keempat, pemegang PT Aero Citra Kargo (ACK) Amril Mukminin. Kelima, Ainul Faqih selaku staf Iis Rosyati Dewi (istri Edhy Prabowo). Keenam, pengurus PT ACK Siswadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini