Hendropriyono: Menag Gus Yaqut, Figur Tegas dan Pemberani

Tim Okezone, Okezone · Rabu 23 Desember 2020 20:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 337 2333064 hendropriyono-menag-gus-yaqut-figur-tegas-dan-pemberani-6jCUUwOpmm.jpg AM Hendropriyono (Foto: Okezone)

JAKARTA - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil langkah tepat menunjuk Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut sebagai Menteri Agama. Gus Yagut merupakan figur muda, tegas, dan pemberani.

"Presiden Jokowi mengambil langkah tepat dengan mengangkat figur muda, tegas,dan pemberani untuk menjadi Menteri Agama," ujarnya melalui akun @edo751945 seperti dikutip Okezone, Rabu (23/12/2020).

Baca Juga:  Menag: Mereka yang Bukan Saudaramu Dalam Iman Adalah Saudaramu Dalam Kemanusiaan

Hendro mengucapkan selamat kepada Gus Yaqut yang mengemban amanah sebagai Menag sekaligus menekankan, bahwa negara tak boleh kalah dengan premanisme. Menurutnya, Kemenag, perlu meninjau ulang dan deregulasi jika ada sejumlah aturan yang justru tidak sesuai dengan prinsip kebersamaan, seperti SKB 3 Menteri yang praksis bertentangan dengan UUD1945 tentang kebebasan beragama.

"Kemenag harus menjadi rumah bagi semua agama, bukan hanya satu agama," tuturnya.

 

Menurut Hendro, terorisme adalah pohon dan radikalisme adalah akarnya, maka di sini kerja ideologis ke depan tersemat di pundak Gus Yaqut sebagai Menag. Ia meyakini, akar dan tanah radikal akan dimatikan oleh Gus Yaqut dengan mengembangkan ajaran agama yang moderat.

"Terbersit harapan, Kementerian Agama ke depan bisa menerangi hari-hari depan kita, juga anak dan cucu kita, dengan semangat untuk merawat kehidupan," katanya.

Baca Juga:  Yaqut Cholil Qoumas Ingin Buktikan Kemenag Jadi Kementerian Semua Agama

Di mata Hendro, Gus Yaqut memiliki rekam jejak yang baik dan kokoh dalam komitmennya mengawal dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sepak terjangnya dalam merawat keragaman bangsa Indonesia terliat nyata.

"Dia tidak segan berhadapan dengan pihak-pihak yg bersikap intoleran," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini