Yaqut Jadi Menag, PKS Berpesan Jangan Jualan Isu Radikalisme dan Terorisme

Sazili Mustofa, Koran SI · Rabu 23 Desember 2020 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 337 2332654 yaqut-jadi-menag-pks-berpesan-jangan-jualan-isu-radikalisme-dan-terorisme-5e0CXtUvV7.jpg Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Ditunjuknya Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama (Menag) oleh Presiden Joko Widodo, mendapat tanggapan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera meminta Menag tidak terus-terusan memunculkan isu radikalisme dan terorisme. Pernyataan Mardani itu, sebagai respons atas pernyataan Menang yang tak ingin agama jadi alat politik melawan pemerintah.

Dia menilai, jika pemerintah terus-terusan memunculkan isu radikalisme dan terorisme justru berdampak buruk bagi bangsa Indonesia di mata dunia. "Izin nitip salam buat pemerintah, jangan selalu jualan isu radikalis dan teroris, karena statement-statement pemerintah RI dikutip media barat," tutur Mardani, Rabu (23/12/2020).

Baca Juga: Gus Yaqut Jadi Menag, FPI: Semoga Jadi Menteri Semua Golongan

Media barat, kata dia, akan menuliskan dan menyimpulkan bahwa Indonesia tidak aman. Tentu akan membawa kerugian bagi Indonesia, dan negara ini dianggap tidak dapat menjamin keamanan.

Baca Juga: Jokowi Tunjuk Gus Yaqut Jadi Menag, Fachrul Razi Pindah dari Widya Chandra

Para investor enggan menanamkan modalnya di Indonesia. Investor ragu dan akan lari, karena Indonesia dianggap tidak aman, kemudian mereka akan memilih berinvestasi di negara tetangga.

"Media luar menulis Indonesia tidak aman, akhirnya Investor ragu masuk Indonesia. Sehingga investor dan pariwisata masuk ke negara tetangga," tandas Mardani.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini