Peristiwa 23 Desember: Pesawat Jatuh di Maroko Tewaskan 106 Orang

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 23 Desember 2020 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 337 2332500 peristiwa-23-desember-pesawat-jatuh-di-maroko-tewaskan-106-orang-vSh4Bxocbg.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Sederatan momen ataupun peristiwa bersejarah pernah terjadi pada 23 Desember, dari tahun ke tahun. Sejumlah peristiwa atau momen yang terjadi pada 23 Desember tercatat menjadi bagian dari perjalanan bangsa Indonesia, bahkan sejarah dunia.

Okezone merangkum beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi 23 Desember, mulai dari kecelakaan pesawat di Maroko yang menewaskan 106 jiwa hingga kemenangan telak Timnas Indonesia ketika melawan Filipina di Piala Tiger 2002.

Berikut ulasan singkat Okezone terkait sejumlah peristiwa atau momen bersejarah yang terjadi pada 23 Desember:

1. Transplantasi Organ Hati Perdana Dilakukan di Boston

Transplantasi organ adalah transplantasi atau cangkok atau pemindahan seluruh atau sebagian organ dari satu tubuh ke tubuh yang lain, atau dari suatu bagian ke bagian yang lain pada tubuh yang sama. Transplantasi ini ditujukan untuk menggantikan organ yang rusak atau tak berfungsi pada penerima dengan organ lain yang masih berfungsi dari donor.

Transplantasi organ hati pertama kali dilakukan di Boston oleh seorang Dokter Bedah Joseph Edward Murray dan Harisson. Mereka berhasil melakukan transplantaso organ hati pada 23 Desember 1954.

2. Pesawat Jet Berpenumpang Jatuh di Maroko, 106 Orang Tewas 

Sebuah pesawat jet Sobelair Caravelle yang mengangkut penumpang jatuh di daerah Maroko pada 23 Desember 1973. Dalam peristiwa itu, sebanyak 106 orang dinyatakan meninggal dunia. Sobelair sendiri merupakan maskapai penerbangan sewaan Belgia tertua.

3. Militer Uni Soviet Duduki Ibu Kota Afganistan

Pada 23 Desember 1979, unit militer Uni Soviet disebut-sebut berhasil menduduki Ibu Kota Afganistan, Kabul. Sebelum 23 Desember, pasukan militer Uni Soviet melakukan invasi ke Afganistan. Agresi militer ini dilakukan dalam rangka dukungan Uni Soviet ke kubu Partai Demokrasi Rakyat Afganistan. 

Perang Uni Soviet-Afganistan aendiri meletus pada 23 Desember 1979. Perang itu terjadi lantaran Uni Soviet ingin mengalahkan pasukan mujahidin Afganistan yang ingin menggulingkan pemerintahan berpaham Marxis-Lenin di Afganistan. 

Invasi itu lantas memicu Perang Uni Soviet-Afganistan yang berlangsung selama lebih dari sembilan tahun.

4. Republik Slovenia Keluar dari Republik Federal Sosialis Yugoslavia 

Pada 23 Desember 1990, Republik Slovenia memilih keluar dari Republik Federal Sosialis Yugoslavia. Republik Slovenia kemudian menyatakan kemerdekaannya pada 25 Juni 1991.

Republik Slovenia sendiri adalah negara pesisir sub-Alpin di selatan Eropa Tengah berbatasan dengan Italia di sebelah barat, Laut Adriatik di barat daya, Kroasia di selatan dan timur, Hungaria di timur laut, dan Austria di utara. 

Negara ini adalah bagian Austria-Hongaria pada 1918 dan kemudian menjadi bagian Slovenes (Kroasia dan Serbia) pada 29 Oktober 1918-1 Desember 1918, dan Republik Federal Sosialis Yugoslavia (SFR Yugoslavia) dari 1945 hingga merdeka pada 1991. 

Negara ini menjadi anggota UE pada 1 Mei 2004 yang bertepatan dengan peringatan Hari Buruh. Dia juga merupakan anggota dari Dewan Eropa, NATO, dan status pengamat di La Francophonie.

5. Kemenangan Terbesar Timnas Sepakbola Indonesia 

Timnas sepakbola Indonesia berhasil meraih kemenangan terbesar sepanjang sejarah di Tanah Air. Timnas berhasil menang telak 13-1 atas Filipina dalam babak penyisihan grup A Piala Tiger 2002 yang berlangsung di Jakarta. 

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan terbesar yang pernah dicapai Timnas sepakbola Indonesia hingga saat ini. Sebelumnya, Indonesia juga pernah menang telak 12-0 saat melawan Filipina pada 22 September 1972. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini