Awalnya Keukeuh Menolak, Sandiaga Uno Akhirnya Tunduk pada Tawaran Manis

Sazili Mustofa, Koran SI · Selasa 22 Desember 2020 17:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 22 337 2332315 awalnya-keukeuh-menolak-sandiaga-uno-akhirnya-tunduk-pada-tawaran-manis-WItnCr1YOD.jpg Menparekraf Sandiaga Uno.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Presiden Jokowi telah mengumumkan 6 menteri baru, termasuk Sandiaga Uno salah satunya. Yang menarik, Sandiaga Uno yang sempat keukeuh menolak, akhirnya tak kuat menahan manisnya tawaran posisi menteri.

Yah, Sandiaga Uno resmi menduduki jabatan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), menggantikan Wishunutama.

Sebelum resmi diumumkan Presiden Jokowi, awalnya Sandiaga menyampaikan keyakinannya presiden membutuhkan masukan dari sudut pandang lain. Lalu, Sandiaga malah bercerita soal angka pengangguran.

Baca Juga: Sandiaga Uno Jadi Menteri Jokowi, Ini Reaksi Mengejutkan Warganet

"Saya meyakini bahwa masih sangat dibutuhkan masukan dari luar pemerintahan, mitra yang kritis konstruktif, menyampaikan pesan-pesan yang jelas demi kemajuan bangsa kita agar Indonesia bisa mengejar ketertinggalan," kata Sandiaga di kediamannya, Jalan Pulombangkeng, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2019).

Baca Juga: Warganet Kaget Sandiaga Uno Ditunjuk Jadi Menteri Jokowi

"Ini kan kemari kita ada di... pengangguran ada di nomor dua terburuk di ASEAN. Penciptaan lapangan kerja kita nggak jalan, sementara Vietnam, dengan adannya perang dagang China dan Amerika ini meraup untung," imbuhnya.

Ketika wartawan kembali meminta penegasan sikap, barulah Sandiaga menyampaikan posisinya. Dia mengaku akan berada di luar pemerintah.

"Saya bersedia untuk memberikan masukan dari luar pemerintahan menyampaikan hal-hal yang seperti pil pahit," ucap Sandiaga.

Sandiaga khawatir tak bisa memberikan masukan yang objektif jika menjadi bagian dari pemerintah. Eks Wagub DKI itu merasa pemikirannya itu perlu disampaikan.

"Karena kalau sudah di dalam pemerintahan itu nanti dikhawatirkan semuanya, kan 'asal bapak senang'. Ini yang harus kita sampaikan dalam spirit kebersamaan ini masukan-masukan ini harus kita sampaikan juga," terang Sandiaga.

Namun, ketika dipertegas kembali, Sandiaga mengatakan penyusunan kabinet merupakan hak prerogatif presiden. "Jadi, kalau itu kan (hak) prerogatif presiden, prerogatif presiden ya kita hormati, kita hargai," ujarnya menjawab pertanyaan apakah menolak jika ditunjuk jadi menteri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini