Hormati Proses Hukum, Pengacara Djoko Tjandra Masih Pikir-pikir untuk Ajukan Banding

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Selasa 22 Desember 2020 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 22 337 2332173 hormati-proses-hukum-pengacara-djoko-tjandra-masih-pikir-pikir-untuk-ajukan-banding-ODWn2F9ZAH.jpg Djoko Tjandra divonis 2,6 tahun penjara.(Foto:Okezone)

JAKARTA - Kuasa hukum Djoko Soegiarto Tjandra, Soesilo Aribowo mengatakan, pihaknya menghormati vonis 2 tahun 6 bulan penjara oleh majelis hakim terhadap kliennya. Soesilo menyebut, pihaknya masih pikir-pikir untuk melakukan banding dalam menindaklanjuti vonis tersebut.

"Kita hormati majelis hakim mutus 2,5 tahun. Kita saat ini pikir-pikir," ujar Soesilo usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (22/12/2020).

Soesilo menyayangkan, majelis hakim yang tidak mempertimbangkan nota pembelaan atau pleidoi yang telah disampaikan Djoko Tjandra.

Padahal, kata Soesilo, selama persidangan tak ada satu pun bukti yang menunjukkan bahwa Djoko Tjandra menginisiasi pembuatan sejumlah surat palsu. Namun jika ada, perintah itu terkait permintaan tiket pesawat untuk perjalanan ke Pontianak.

"Fakta-fakta sidang yang pertama kita lihat pak Djoko tidak pernah orang mengatakan: 'Hei, si A, si B, tolong buatkan surat jalan palsu'. Sama sekali enggak ada yang katakan pak Djoko order surat palsu," katanya.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis Djoko Soegiarto Tjandra alias Joe Chan alias Djoko Tjandra dengan pidana penjara selama 2,5 tahun. Hakim menilai, Djoko terbukti bersalah melakukan tindak pidana tersebut bersama sejumlah pihak.

Djoko terbukti menginisiasi pembuatan sejumlah surat palsu, yakni surat jalan, surat keterangan pemeriksaan Covid-19, dan surat rekomendasi kesehatan.

"Menjatuhkan pidana terhadap Djoko Soegiarto Tjandra dengan pidana penjara 2 tahun dan 6 bulan penjara," kata Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (22/12/2020).

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini