Operasi Lilin 2020, 123.451 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Natal dan Tahun Baru 2021

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 21 Desember 2020 16:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 21 337 2331593 operasi-lilin-2020-123-451-personel-gabungan-dikerahkan-amankan-natal-dan-tahun-baru-2021-ujQmkGtLdb.jpg Kepala Korlantas Polri Irjen Istiono. (Foto : Okezone/Puteranegara)

JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri memberangkatkan Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) untuk melaksanakan Operasi Lilin 2020. Kegiatan ini bertujuan mengamankan libur Natal dan Tahun Baru 2021.

"Hari ini kami berangkatkan tim Pamatwil kami ke jajaran untuk melaksanakan Operasi Lilin 2020 dari tanggal 21 (Desember) sampai 4 (Januari) nanti," kata Istiono di Lapangan NTMC Polri, Cawang, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2020).

Istiono mengatakan, Tim Pamatwil ini terdiri atas unsur Polri, Ditjen Perhubungan Darat, dan Jasa Raharja. Tim ini akan disebar ke wilayah-wilayah khususnya di Pulau Jawa dan Sumatera yang menjadi jalur mudik dan arus balik.

Menurut Istiono, sebanyak 123.451 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru. Aparat menerapkan sistem Operasi Kemanusiaan yang memgedepankan tindakan preventif, persuasif, dan humanis.

Kendati begitu, petugas juga akan menggunakan tindakan represif terukur dalam kondisi tertentu dalam pelaksanaan nantinya.

"Penggelaran kekuatan kami 123.451 personel di seluruh Indonesia, itu termasuk Polri gabungan," ujar Istiono.

Baca Juga : Ridwan Kamil Larang Perayaan Tahun Baru 2021

Mantan Kapolda Bangka Belitung itu memprediksi, arus mudik dan balik akan terjadi dua kali. Mengingat libur panjang dibagi 2 pekan, yaitu Natal dan Tahun Baru.

Untuk periode Natal, arus mudik diperkirakan terjadi pada 23-24 Desember 2020. Sedangkan arus baliknya 26 Desember 2020.

Sementara itu, arus mudik periode tahun baru diprediksi terjadi pada 30-31 Desember 2020. Kemudian arus baliknya tanggal 3-4 Januari 2021.

Baca Juga : Anies Terbitkan Ingub 64/20, 50% Pekerja WFH & Operasional Perkantoran hingga Pukul 19.00 WIB

"Hal yang menjadi atensi kami itu adalah titik-titik, tempat-tempat terutama 4 moda transportasi, darat, laut, udara, dan juga tempat wisata. Kemudian tempat-tempat kerumunan lainnya berpotensi untuk penularan Covid-19," ujar Istiono.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini