Komnas HAM Konfirmasi Temuan Mobil Laskar FPI yang Tewas ke Kabareskrim

MNC Media, · Senin 21 Desember 2020 10:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 21 337 2331342 komnas-ham-konfirmasi-temuan-mobil-laskar-fpi-yang-tewas-ke-kabareskrim-xnau9iUEy4.jpg Foto: Sindonews

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan menggelar pertemuan dengan Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo untuk membahas penembakan 6 Laskar FPI oleh polisi pada hari ini, Senin (21/12/2020).

Adapun keenam orang yang tewas itu adalah, Faiz, Ambon, Andi, Reza, Lutfi dan Khadafi. Mereka semua diketahui merupakan anggota Laskar FPI DKI Jakarta.

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Choirul Anam menyebut pertemuan tersebut digelar di Polda Metro Jaya pada siang hari.

(Baca juga: Kapolda Metro hingga Pangdam Jaya Gelar Pasukan di Monas, Ada Apa?)

Lebih jauh dia menyebutkan, Kabareskrim akan mendengarkan penjelasan soal temuan Komnas HAM terkait dengan mobil yang ditumpangi 6 Laskar FPI dan mobil milik Polda Metro Jaya saat kejadian adu tembak di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

"Kami sudah melayangkan surat kepada Kabareskrim untuk melihat langsung mobil dan petugas-petugas yang memeriksa mobil-mobil. Rencananya siang ini di Polda Metro Jaya," ungkapnya di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin.

(Baca juga: Bareskrim Beberkan Barang Bukti Penyerangan Laskar FPI ke Komnas HAM)

Dia menuturkan, pemilihan Polda Metro Jaya sebagai tempat pertemuan lantaran mobil yang ditelisik oleh Komnas HAM sekarang telah berada di Polda Metro Jaya. Menurutnya, kendaraan tersebut tidak memungkinkan untuk dibawa ke kantor Komnas HAM.

"Ini kan ada beberapa mobil dan kalau informasi atau keterangan yang kami dapatkan, ada satu mobil yang tidak mungkin digunakan. Makanya pilihan untuk lokasi itu, di tempat mobil berada jauh lebih efektif," tuturnya.

"Ada satu mobil yang harus ditowing (derek) makanya kita akan lihat di sana kita cek dan akan kita cocokan dengan berbagai temuan yang kami dapatkan," ucapnya.

Dalam pertemuan itu, Anam melanjutkan, pihaknya akan mengkonfirmasi temuan mereka di lapangan dengan temuan yang didapatkan oleh polisi.

"Kita akan uji dengan analisis apa ada kesesuaian atau tidak antara keterangan dan bukti fisik di mobilnya," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini