Berikut Prokes Covid-19 yang Harus Diperhatikan Selama Libur Nataru

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Senin 21 Desember 2020 05:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 21 337 2331210 berikut-prokes-covid-19-yang-harus-diperhatikan-selama-libur-nataru-7TjMDmc6Mj.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Untuk perjalanan rutin di Pulau Jawa dengan moda transportasi laut yang bertujuan melayani pelayaran lokasi terbatas antarpulau atau antarpelabuhan domestik dalam satu wilayah aglomerasi atau dengan transportasi darat baik pribadi maupun umum dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan (Jabodetabek) tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat hasil rapid test antigen sebagai syarat perjalanan;

Dalam keadaan tertentu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah dapat melakukan tes acak (random test) rapid test antigen maupun RT-PCR jika diperlukan. Selain itu mengenai Jawa dan Bali, rapid test antibodi masih boleh digunakan sesuai ketentuan yang ada;

"Apabila hasil rapid test antigen atau antibodi pelaku perjalanan nonreaktif/negatif namun menunjukkan gejala, maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan," terang surat tersebut.

Untuk perjalanan dengan menggunakan moda transportasi laut mengikuti kebijakan yang sudah berlaku, terkecuali bagi perjalanan menuju dan dari Pulau Bali yang wajib menggunakan rapid test antigen;

Kementerian/lembaga/perangkat daerah yang menyelenggarakan fungsi terkait perhubungan darat/laut/udara/perkeretaapian menindaklanjuti Surat Edaran ini dengan melakukan penerbitan instrumen hukum dengan mengacu pada Surat Edaran ini dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Surat edaran itu diteken Doni Monardo, Kepala BNPB dan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 ini berlaku sejak 19 Desember hingga 8 Januari 2021 dan dapat diubah sesuai perkembangan situasi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid 19 Wiku Adisasmito mengatakan ketentuan ini merupakan bagian upaya menanggulangi penularan. Hal itu berkaca pada pengalaman liburan sebelumnya dimana terjadi peningkatan jumlah kasus penularan Covid-19 di berbagai wilayah Indonesia.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini