Ini Vaksin Covid-19 yang Diizinkan di Indonesia

Agregasi BBC Indonesia, · Minggu 20 Desember 2020 21:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 20 337 2331150 ini-vaksin-covid-19-yang-diizinkan-di-indonesia-uZVMf2BHBG.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Berbagai negara berlomba-lomba melakukan penelitian membuat vaksin Covid-19. Setidaknya, ada sejumlah vaksin telah melewati sejumlah uji klinis. Indonesia pun menyaring bagi vaksin yang diizinkan di Indonesia.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan enam jenis vaksin yang akan digunakan dalam program vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Enam jenis vaksin itu diproduksi oleh enam lembaga berbeda, yaitu PT Biofarma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer-BioNtech, dan Sinovac Biotech.

Baca Juga:  Dari 20 Negara, Pemesan Vaksin Covid-19 Buatan China Hanya Indonesia

Penetapan itu tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor H.K.01.07/Menkes/9860/2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin Untuk Pelaksanan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19). Keputusan ini ditandatangani Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pada Kamis 3 Desember 2020. 

Berdasarkan SK Menkes tersebut, vaksin Covid-19 akan bisa dipakai setelah mendapatkan izin edar atau persetujuan penggunaan pada masa darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Vaksin

Melansir dari BBC, ada berikut vaksin yang diizinkan di Indonesia. Pertama, adalah Vaksin Sinovac buatan China.

Vaksin Sinovac memiliki metode pelemahan virus, namun efektivitasnya belum ditentukan. Vaksin ini dapat disimpan di suhu lemari es 2-8 derajat celcius. Status produksi atau pemesannya, 600 juta pada 2020, dan sebanyak 1,2 juta vaksin telah tiba di Indonesia. Harganya Rp200 ribu.

Lalu, Vaksin Sinopharm buatan China. Vaksin ini sama dengan Sinovac, yang memiliki metode pelemahan virus dan efektivitasnya juga belum ditentukan. Penyimpannya di suhu yang sama. Untuk harga, vaksin ini lebih mahal, yakni Rp850 ribu. Status produksi atau pemesanan, 200 juta per tahun.

Baca Juga:  Polisi Dalami Kasus Pidana Calo Rapid Test Covid-19 di Stasiun Senen 

Vaksin berikutnya adalah Bio Farma-Sinovac, kerja sama China-Indonesia . Metodenya juga untuk pelemahan virus, dan efektivitasnya 92 persen. Suhu penyimpanannya lemari es 2-8 derajat celcius. Status produksi atau pemesanan masih dalam uji coba, produksi akhir 2021. Harganya belum ditentukan.

Kemudian, Vaksin Bio Farma-Eijkman. Metodenya protein rekombinan dan efektivitasnya belum ditentukan, begitu juga dengan suhu penyimpanannya di lemari es. Harganya belum ditentukan, sementara produksi atau pemesanan masih dalam uji coba, produksi akhir 2021.

Vaksin Oxford Uni-Astra Zeneca asal Inggris. Metodenya viral vector (virus termodifikasi secara genetik). Efektivitasnya 62-90 persen. Untuk penyimpannya suhu lemari es. Harganya Rp60 ribu. Produk atau pemesanan, 400 juta pada akhir 2020 dan 700 juta pada Q1 2021.

Selanjutnya, Vaksin Moderna asal Amerika, metode vaksin ini RNA (materi genetik berupa asam ribonukleat). Efektivitasnya 95 persen, sedangkan suhu penyimpannya 20 derajat celcius sampai enam bulan. Harganya Rp470 ribu dan produksi atau pemesanan 125 juta awal 2021.

Vaksin terakhir yang diizinkan di Indonesia adalah Pfizer-BioNTech, vaksin kerjasama Amerika-Jerman ini menggunakan metode RNA. Efektivitasnya mencapai 95 persen, dengan suhu penyimpanan -70 derajat celcius. Harganya Rp285 ribu. Untuk produksi atau pemesanan, 50 juta akhir 2020 dan 1,3 miliar akhir 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini