Persiapan KPU Hadapi Sengketa Pilkada di MK

Felldy Utama, iNews · Sabtu 19 Desember 2020 06:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 19 337 2330494 persiapan-kpu-hadapi-sengeketa-pilkada-di-mk-uQjoSfQf6M.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan sejumlah persiapan yang akan dilakukan dalam menghadapi sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilkada serentak 2020 di Mahkamah Konstitusi (MK).

"KPU telah melakukan serangkaian rapat koordinasi (rakor) dan bimbingan teknis (bintek) dalam persiapan menghadapi Perselisihan Hasil Pemilu/Pilkada (PHPU) di MK," kata Komisioner KPU RI Hasyim Asy'ari dalam keterangan tertulisnya yang dikutip, Sabtu (19/12/2020).

Hasyim menjelaskan, untuk Rakor sendiri akan dilaksanakan secara internal dan eksternal. Rakor internal, akan melibatkan KPU Provinsi/Kabupaten/Kota penyelenggara pilkada. Sementara, Rakor eksternal akan dilakukan KPU dengan MK.

Hal yang sama juga akan dilakukan dalam Bimtek. Dimana, dilaksanakan secara internal dan eksternal. " Bi?tek internal dilaksanakan oleh KPU dengan peserta KPU Prov/Kab/Kota penyelenggara pilkada. Bimtek eksternal oleh MK dengan peserta KPU Prov/Kab/Kota penyelenggara pilkada," ujarnya.

Baca Juga : 40 Permohonan Sengketa Pilkada 2020 Diajukan ke MK

Rakor dan bimtek tersebut, kata dia, dilaksanakan secara daring dan luring. Adapun, materi rakor dan bimtek meliputi tiga hal yakni Hukum acara PHPU di MK, strategi advokasi dalam PHPU di MK, dan metode persidangan dan pembuktian secara daring dan luring.

"Dalam menghadapi PHPU di MK, KPU akan mengkoordinasikan dalam penyiapan jawaban dan penyerahan alat bukti ke MK, supaya dapat berjalan satu pintu dan dapat dikendalikan oleh KPU Pusat," tutur dia.

"Advokat atau kuasa hukum disiapkan oleh masing-masing KPU Provinsi/Kab/Kota penyelenggara pilkada," imbuhnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini