Habib Rizieq Ditahan, Hendropriyono: Akan Dimanfaatkan Para Politikus Mengail di Air Keruh

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 18 Desember 2020 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 337 2329909 habib-rizieq-ditahan-hendropriyono-akan-dimanfaatkan-para-politikus-mengail-di-air-keruh-TMIC7iew0t.jpg AM Hendropriyono (Foto: Okezone)

JAKARTA - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono mengingatkan generasi muda agar tidak tersesat menyusul Habib Rizieq Shihab dan Abu Bakar Ba'asyir berada di tahanan. Sebab, ia melihat ada manuver-manuver politik yang memanfaatkan peristiwa tersebut.

"Keberadaan Abubakar Baasyir (ABB) dan Muhammad Rizieq Shihab (MRS) dalam tahanan saat ini dipastikan akan dimanfaatkan para politikus tertentu untuk mengail di air keruh. Mereka akan (bahkan sudah mulai) mengambil kesempatan ini untuk kepentingan politik pribadinya," ujar Hendro di akun Twitter-nya, @edo751945 seperti dilihat Okezone, Jumat (18/12/2020).

"Jangan sampai manuver-manuver mereka (politikus) menyesatkan dan memperbudak pikiran banyak orang, terutama generasi muda," imbuhnya. 

Baca Juga: Muncul Petisi Gerakan Nasional Bebaskan Habib Rizieq, Ini Tanggapan FPI

Hendro pun menyampaikan rasa syukur atas tertangkapnya gembong teroris Zulkarnain, Kepala Asykari (Sayap Bersenjata) Jamaah Islamiyah yang masuk DPO bom Bali I, kerusuhan Ambon dan Poso. Dia ditangkap di Lampung Timur.

Adapun yang perlu dipahami, kata Hendro, jika terorisme merupakan pohon, maka akarnya adalah radikalisme. "Radikalisme dikembangkan oleh ABB yang kini dlm penjara dan ternyata didukung oleh MRS," tulisnya.

Hendro berpesan dengan ditangkapnya Imam Besar FPI Habib Rizieq, agar anak-anak atau kaum muda bangsa segera sadar dan kembali kepada dirimu sendiri. Jangan mau terus dipengaruhi untuk berbuat syirik.

Baca Juga: Aksi 1812 Digelar di Depan Istana Negara Hari Ini

Mengutip kata KH Mustofa Bisri, berhentilah mempertuhankan dirimu sendiri, dengan mengadili orang lain sebagai berbuat ma'ruf atau munkar. Berhentilah membenci, menyakiti atau menghukum orang lain.

"Mereka adalah mahluk ciptaan Allah, bukan ciptaan Kamu. Kalian dan tak seorang pun dari kita pernah mendapat mandat dari Allah, tidak juga dari hukum negara atau mandat dari rakyat Indonesia. Kalian hanya terjebak oleh para politikus, yang menyalahgunakan keimananmu," tulisnya.

"Jangan kau dengar lagi pidato yang berkobar-kobar, ceramah atau dakwah yang menghasut dan menyebarkan berita bohong yang simpang siur," tulisnya. 

"Jika kini para politikus berteriak membakar hatimu, seolah-olah membela kamu, pura-pura membela pemimpinmu dan seperti membela agama kita, sejatinya mereka hanya mau menunggangi kamu, untuk keperluan politiknya atau nafsu pribadinya," imbuhnya.

Hendro mengajak para ibu agar menerangi masa depan anak-anaknya dan mencerahkan pikiran mereka sehingga mampu berpikir cerdas dan bijak demi keselamatan dan keberhasilannya dalam menjalani hidup.

"Anak-anakku generasi penerus bangsa Indonesia, pulanglah kamu ke lubuk hatimu masing-masing. Tinggal dan beribadahlah di rumah untuk menghindari penyakit covid-19 yang sangat berbahaya ini, yang bisa merenggut nyawamu atau orang-orang yang kamu cintai sewaktu-waktu," ujarnya.

Ia pun mengimbau agar tidak keluar rumah, apalagi turun ke jalan dan melampiaskan emosi. Hal tersebut tak ada gunanya. "Jangan sampai terperangah oleh provokasi siapapun. Berhentilah berbuat yang merusak nasibmu sendiri, menggelapkan masa depan anak-anak dan keturunanmu sendiri," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini