Penangguhan Penahanan Dikabulkan, Ruslan Buton Anggota TNI yang Minta Jokowi Mundur Sore Ini Hirup Udara Segar

Erfan Maaruf, iNews · Kamis 17 Desember 2020 17:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 337 2329625 penangguhan-penahanan-dikabulkan-ruslan-buton-anggota-tni-yang-minta-jokowi-mundur-sore-ini-hirup-udara-segar-tZGKWa8mlg.jpg Ruslan Buton (Foto : iNews TV)

JAKARTA - Terdakwa Ruslan Buton, ditangkap setelah surat terbuka yang meminta Joko Widodo (Jokowi) untuk mundur dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia viral di media sosial (medsos).

Sore ini, Ia menghirup udara bebas setelah Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan permohonan penangguhannya. Rencananya Ruslan Buton langsung dibebaskan dari tahanan Bareskrim Polri.

Baca juga:  Penangguhan Penahanan Ruslan Buton Dikabulkan Majelis Hakim 

pengacara Ruslan Buton, Tonin Tachta Singarimbun mengatakan, Ruslan Buton hari ini akan keluar dari tahanan Bareskrim Mabes Polri. Pembebasan setelah hakim memutus mengabulkan permohonan penangguhan penahanan.

"Majelis hakim setelah mengabulkan permohonan permohonan terdakwa yang dibacakan pada persidangan hari Kamis tanggal 17 Desember 2020," kata Tonin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/12/2020).

Baca juga:  Ruslan Buton Bebas 3 Hari Terkait 40 Hari Meninggalnya Sang Istri

Dengan dikabulkannya penanguhan penahanan tersebut, maka pemeriksaan perkara berlanjut pada Januari 2021. Agendanya pemeriksaan ahli dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara pidana sebagaimana 4 dakwaan alternatif.

"Mengeluarkan Ruslan Buton dari rutan Bareskrim sekitar jam 5 sore hari Kamis ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Ruslan Buton bersama anak dan istrinya mengajukan praperadilan namun ditolak. Hingga akhirnya istri Ruslan, Erna Yudhiana (44) dikabarkan meninggal dunia, Jumat (25/9/2020).

Polisi menangkap Ruslan Buton di Jalan Poros, Pasar Wajo Wasuba, Dusun Lacupea, Kecamatan Wabula, Sulawesi Tenggara, Kamis (28/5/2020). Pensiunan TNI AD itu ditangkap karena pernyataan terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam bentuk rekaman suara.

Ruslan dalam rekaman itu mengkritisi kepemimpinan Jokowi. Menurutnya, solusi terbaik menyelamatkan bangsa Indonesia jika Jokowi rela mundur dari jabatannya sebagai presiden.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini