"Kotak Amal Teroris" Setor ke Baznas 6 Bulan Sekali

Abdul Rochim, Koran SI · Kamis 17 Desember 2020 17:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 337 2329608 kotak-amal-teroris-setor-ke-baznas-6-bulan-sekali-OLWxyybTi1.jpg Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono (foto: Sindo)

JAKARTA - Mabes Polri mengungkap sistem pengumpulan dana yang dilakukan jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI) melalui kotak amal.

Humas Mabes Polri melalui akun Twitter resmi @divhumas_polri, menyebutkan, kelompok JI memotong uang yang terkumpul di kotak amal sebelum diaudit atau diserahkan ke lembaga resmi.

Baca juga:  Soal "Kotak Amal Teroris", Kemenag Evaluasi Lembaga Amil Zakat 

Tak hanya itu, kelompok JI juga menyerahkan hasil kumpulan uang amal itu ke BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) tiap enam bulan sekali untuk menjaga legalitas kotak amal tersebut.

Baca juga:  Polisi Ungkap Ciri-Ciri Kotak Amal yang Diduga Jadi Pendanaan Jamaah Islamiyah

Selain dari kotak amal, kelompok JI juga mengumpulkan dana dari yayasan pengumpul infaq umum melalui kotak amal, dan yayasan pengumpul infaq yang dilakukan secara langsung.

"Setiap penarikan atau pengumpulan uang infaq dari kotak amal (bruto/jumlah kotor), sebelum dilaporkan atau audit sudah dipotong terlebih dahulu untuk alokasi jamaah, sehingga netto/jumlah bersih yang didapatlah yang dimasukkan ke dalam laporan audit keuangan," jelas Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, Kamis (17/12/2020).

Menurutnya, laporan keuangan tersebut yang nanti akan dilaporkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setiap per semester agar legalitas kotak amal tetap terjaga.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini