Bawaslu : 1.223 ASN Terlibat Pelanggaran Pilkada Serentak 2020

Muhamad Rizky, Okezone · Kamis 17 Desember 2020 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 337 2329493 bawaslu-1-223-asn-terlibat-pelanggaran-pilkada-serentak-2020-duXc22MbiT.jpg Ketua Bawaslu RI Abhan. (Foto : Dok Okezone.com)

JAKARTA – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) RI mencatat sebanyak 1.223 aparatur sipil negara (ASN) terlibat pelanggaran pada Pilkada Serentak 2020.

Ketua Bawaslu RI, Abhan, mengungkapkan temuan ribuan pelanggaran tersebut merupakan temuan Bawaslu dan laporan masyarakat. Pelanggaran terjadi berkaitan dengan netralitas ASN dalam pelaksanaan Pilkada.

"Pelanggaran netralitas ASN pada pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota. Ada temuan 1.056 jadi cukup tinggi, kemudian laporan masyarakat 167," kata Abhan dalam webinar bertajuk 'Evaluasi Pilkada dan Catatan Perbaikan', Kamis (17/12/2020).

Berdasarkan data yang didapat, kata Abhan, pelanggaran paling tinggi yang dilakukan oleh ASN adalah memberikan dukungan melalui media sosial dan atau media massa yakni sebesar 474 pelanggaran.

Kedua, pelanggaran ASN yang menghadiri acara silaturahmi, bakti sosial bakal pasangan calon sebanyak 146 pelanggaran.

Baca Juga : KPU Harap Sirekap Beri Kontribusi Positif dalam Sengketa Hasil Pilkada di MK

"Ketiga ASN memberikan dukungan kepada salah satu bakal calon sebanyak 107 pelanggaran," ujarnya.

Adapun saat ini, ia melanjutkan, dari temuan pelanggaran itu sudah disampaikan pada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk ditindaklanjuti.

"KASN juga responsif ya dari rekomendasi kami 1.116 kurang lebih 80 persen sudah direkomendasi oleh KASN kepada PPK. Tinggal PPK-nya pejabat pembina kepegawaiannya ini yang belum seluruhnya menindaklanjuti rekomendasi KASN," tuturnya.

Baca Juga : KPU Tetapkan Dadang-Sahrul Gunawan Pemenang Pilbup Bandung 2020

"Jadi kalau KASN ya sudah respon untuk segera mengeluarkan rekomendasi sanksi, mulai dari sanksi ringan sampai sanksi berat," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini