Korban Bom Bali I Terima Kompensasi, Berikut Rinciannya

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 16 Desember 2020 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 337 2328855 korban-bom-bali-i-terima-kompensasi-berikut-rinciannya-KbPb7wXu0J.jpg Kepala LPSK Hasto Atmojo Suroyo (Foto: Antara)

JAKARTA - Pada hari ini pemerintah menyerahkan kompensasi negara kepada 215 korban dan an ahli waris dari 40 peristiwa terorisme di Tanah Air. Penerima kompensasi salah satunya adalah korban Bom Bali I.

“Sungguh ini sesuatu yang sangat berharga dan merupakan tonggak sejarah, yang dinantikan hampir 20 tahun oleh para penyintas atau korban tindak pidana terorisme ini. Terutama tindak terorisme bom Bali 1,” kata Kepala Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Hasto Atmojo Suroyo di Istana Negara, Rabu (16/12/2020)

 Baca Juga:  Ini Penampakan 23 Tahanan Teroris yang Diterbangkan Densus 88 dari Lampung 

Dia mengatakan, bahwa pemulihan terhadap korban kejahatan merupakan upaya negara untuk memberikan perlindungan dan penegakan hak asasi manusia. Salah satunya terhadap korban tindak pidana terorisme.

“Ini adalah langkah yang sangat maju negara sudah menyatakan diri sebagai penanggung jawab dari para korban tindak pidana terorisme. Melalui lembaga perlindungan saksi dan korban negara telah melaksanakan pemulihan dan pemenuhan hak-hak para korban,” ujarnya.

Dia mengatakan, besaran nilai kompensasi yang akan dibayarkan mencapai Rp.39.205.000.000. Dia mengatakan, besaran nilai kompensasi yang diterima oleh para korban mengikuti skema satuan biaya yang telah ditetapkan oleh kementerian keuangan.

Berikut rincian besaran kompensasinya:

1. Korban meninggal dunia sebesar Rp250 juta.

2. Korban dengan kategori luka berat mendapatkan kompensasi Rp210 juta

3. Korban dengan kategori luka sedang Rp115 juta

4. Korban luka ringan Rp75 juta

Hasto mengatakan bahwa ini peristiwa bersejarah karena pada akhirnya para korban tindak terorisme masa lalu menerima kompensasi.

“Ini adalah peristiwa yang sangat bersejarah bagi bangsa ini. Karena inilah kali pertama negara memberikan kompensasi kepada para korban terutama tindak pidana korban terorisme masa lalu,” pungkasnya.

Baca Juga:  Banyak Kotak Amal Bertebaran di Swalayan dan Minimarket, Polda Lampung Perketat Pengawasan 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini