Otak di Balik Bom Bali I Zulkarnaen Pernah Jadi Pelatih Akmil di Afghanistan

Isty Maulidya, Okezone · Rabu 16 Desember 2020 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 337 2328732 otak-di-balik-bom-bali-i-zulkarnaen-pernah-jadi-pelatih-akmil-di-afghanistan-i8qPJ39IuL.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

TANGERANG - Otak di balik peristiwa Bom Bali I dan II, Zulkarnain alias Arief Sunarso rupanya pernah jadi pelatih Akmil di Afganistan. Kini ia diamankan bersama Upik Lawangan alias Taufik Bulaga di daerah Lampung Utara, dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (16/12/2020).

Zulkarnaen sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polri selama 18 tahun. Selain merupakan Pimpinan Jamaah Islamiyah, dia juga diketahui pernah menjadi pealtih dalam Akademi Militer di Afganistan selama 7 tahun.

"Zulkarnaen adalah DPO Polri pelaku teror Bom Bali I, merupakan pimpinan JI dan pernah menjadi pelatih Akmil di Afghanistan selama 7 tahun," ujar Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Ahmad Ramadhan pada Rabu (16/12/2020).

Zulkarnaen, otak Bom Bali I (Foto : Okezone.com/Isty)

Baca Juga : 23 Tersangka Jaringan Islamiyah Tiba Di Bandara Soekarno-Hatta, Salah Satunya "Otak" Bom Bali I

Selain itu, Zulkarnaen juga memiliki keahlian merakit bom jenis high Explosive dan juga merakit senjata api. Keahliamnya tersebut digunakan untuk melakukan aksi terorisme di berbagai daerah di Indonesia.

"Dia juga memiliki keahlian merakit bom dan merakit senjata api," pungkasnya.

Ahmad Ramadhan mengatakan 21 dari 23 tersangka lainnya merupakan anggota JI yang berpotensi serta dapat berkontribusi dalam tindakan teror yang bisa saja terjadi di kemudian hari. Setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, seluruh tersangka akan ditempatkan di tahanan khusus teroris, namun untuk lokasi tepatnya belum dapat diinformasikan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini