Habib Rizieq Ditahan Satu Rutan dengan Teroris Kelas Kakap Ali Imron

MNC Media, · Rabu 16 Desember 2020 08:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 337 2328442 habib-rizieq-ditahan-satu-rutan-dengan-teroris-kelas-kakap-ali-imron-bP03yW1RuS.jpg Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab saat dilakukan penahanan (foto dok okezone)

JAKARTA – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) dikurung bersama dengan teroris kelas kakap, Ali Imron. Walaupun satu atap tetapi mereka terpisah sel.

Dari informasi yang diterima Sindo Media, Ali Imron yang terpidana seumur hidup di kurung dilantai tiga Rutan Narkoba Polda Metro Jaya, tentunya dengan penjagaan yang super ketat. Berbeda dengan lokasi penahanan HRS yang berada di lantai bawahnya, penjagaan tentunya tidak seketat penahanan terpidana Ali Imron.

Baca juga:  Polri Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Rizieq Shihab

Dari gambar yang diterima SINDOmedia, terlihat MRS berada dalam sel berukuran 2 x 1 meter yang terbilang cukup sempit dan hanya bisa ditempati satu orang. Terlihat juga ada sebuah koper berwarna putih yang diuga sebagai tempat menyimpan barang pribadi HRS.

Baca juga:  Komnas HAM Buka Peluang Panggil Habib Rizieq Terkait Penembakan 6 Laskar FPI

Sebelumnya, kuasa hukum HRS menyebutkan, lokasi penahanan HRS memang tidak dipenuhi tahanan lainnya dia ditahan sendirian sehingga tidak bercampur dengan tahanan lainnya. Bahkan, HRS juga meminta dibawakan buku untuk mengisi hari-harinya di dalam sel.

Seperti diketahui, Penyidik Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya sebelumnya resmi menahan Rizieq pada Sabtu 12 Desember 2020 dini hari. Habib Rizieq ditahan sekira pukul 00.22 WIB usai menjalani pemeriksaan selama 13 jam.

Dalam kasus ini, Rizieq dijerat Pasal 160 dan 216 KUHP. Pasal 160 KUHP berisi tentang Penghasutan untuk Melakukan Kekerasan dan Tidak Menuruti Ketentuan Undang-undang, dengan ancaman enam tahun penjara atau denda Rp 4.500.

Sedangkan, Pasal 216 ayat 1 KUHP tentang Menghalang-halangi Ketentuan Undang-undang. Ancamannya, pidana penjara empat bulan dua minggu atau denda Rp 9.000. Sementara lima tersangka lainnya dikenakan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Ancamannya, kurungan satu tahun atau denda Rp 100 juta.

Mereka adalah Ketua Umum DPP FPI Sobri Lubis, Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Maman Suryadi, dan Haris Ubaidillah selaku Ketua Panitia Acara. Selanjutnya, Ali Bin Alwi Alatas selalu Sekretaris Acara dan Habib Idrus selaku Kepala Seksi Acara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini