Peristiwa 16 Desember: Bangladesh dan Kazakhstan Merdeka

Riezky Maulana, iNews · Rabu 16 Desember 2020 05:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 337 2328391 peristiwa-16-desember-bangladesh-dan-kazakhstan-merdeka-ekrsur8Df0.jpg ilustrasi

JAKARTA - Berbagai macam peristiwa penting dan bersejarah yang layak dikenang terjadi di berbagai penjuru dunia dari tahun ke tahun pada tanggal 16 Desember. Di antaranya berakhirnya perang antara India dan Pakistan, kemerdekaan negara Kazakhstan, dan Taufiequrachman Ruki terpilih sebagai ketua KPK.

Demi mengenang peristiwa tersebut, MNC Media merangkum sejumlah peristiwa penting pada hari ini.

1. Perang India-Pakistan Berakhir, Bangladesh Merdeka.

Dilansir dari laman Wikipeda, pada tanggal 16 Desember 1971, konflik bersenjata antara Pakistan Barat (Pakistan), Pakistan Timur (Bangladesh) dan India berakhir. Perang ini berlangsung selama kurang lebih 10 bulan, tepatnya dari tanggal 26 Maret hingga 16 Desember 1971

Perang disudahi karena Pakistan menyerah kepada India dan Bangladesh. Oleh karenanya, Bangladesh yang sebelumnya menjadi wilayah kekuasaan Pakistan, secara resmi menjadi negara yang merdeka.

Setelah perang, bukan perkara mudah bagi Bangladesh diakui sebagai negara yang utuh. Mereka memerlukan pengakuan internasional, karena hanya sedikit negara yang mengakui Bangladesh.

Ketika itu, Bangladesh meminta pengakuan di PBB, akan tetapi Tiongkok memveto hal ini karena Pakistan adalah sekutu mereka. Namun, keberuntungan masih berada di pihak Bangladesh setelah Amerika Serikat menjadi negara terakhir yang mengakui kemerdekaan Bangladesh.

Selama perang, terjadi banyak pembunuhan dan kekejaman, termasuk ketika pemindahan penduduk Bangladesh. Pelanggaran hak asasi manusia dilakukan oleh tentara Pakistan dengan dukungan dari milisi politik dan religius.

Bangladesh mengklaim bahwa tiga juta warga tewas akibat perang. Sementara itu, Komisi Hamoodur Rahman, tim investigasi resmi pemerintah Pakistan, menyatakan hanya ada sekitar 26.000 penduduk yang tewas.

2. Kazakhstan Resmi Mendeklarasikan Kemerdekaannya dari Uni Soviet

Tepat 22 tahun yang lalu, Kazakhstan, negara di Asia Tengah yang berpenduduk mayoritas Muslim, memerdekakan diri mereka Uni Soviet. Kazakhstan adalah negara berbentuk republik bekas Uni Soviet terakhir yang mengumumkan kemerdekaannya usai bubarnya negara komunis tersebut.

Ketika revolusi komunis menang di Rusia dan Uni Soviet berdiri, sejak tahun 1920, Kazakstan dijadikan salah satu dari 15 negara yang tergabung dalam Uni Soviet. Ketika merdeka, Kazakhstan pun tdak memiliki angkatan bersenjata.

Hal ini dikarenakan tentara yang dulunyabertugas di Kazakhstan adalah para tentara Uni Soviet yang kemudian kembali ke Rusia. Namun, pada tahun 1992 barulah mereka mendirikan pasukan pertahanan nasional.

3. Taufiequrachman Ruki Terpilih Sebagai Ketua KPK

Pada hari ini 17 Tahun lalu, Komisi II DPR memilih dan menetapkan ketua dan empat anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka adalah adalah

Taufiequrachman Ruki, Amien Sunaryadi, Sjahruddin Rasul, Tumpak Hatorangan Panggabean, serta Erry Riyana Hardjapamekas.

Kelimanya dipilih lewat mekanisme pemungutan suara usai uji kepatutan dan kelayakan yang berlangsung di Gedung DPR/MPR Jakarta. Ruki mengungguli Amien Suryadi satu poin dengan total 43 berbanding 42.

Voting dilakukan sebanyak dua kali oleh 44 dari 61 anggota Komisi II. Sebanyak 17 anggota tidak diperkenankan menggunakan hak pilihnya lantaran tidak hadir sampai tiga kali dalam rapat sebelumnya.

Voting pertama dilakukan untuk memilih lima dari sepuluh nama calon. Sedangkan voting kedua untuk memilih satu ketua dari lima nama yang terpilih.

Pada voting pertama, masing-masing anggota Dewan memilih maksimal lima nama dari sepuluh calon. Berdasarkan voting kedua, Ruki terpilih akhienya terpilih menjadi Ketua KPK dengan total 37 suara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini