Mahfud MD Sebut Pendanaan Terorisme Kini Sudah Berubah

Riezky Maulana, iNews · Selasa 15 Desember 2020 21:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 15 337 2328309 mahfud-md-sebut-pendanaan-terorisme-kini-sudah-berubah-3ZGTo11qOY.jpg Menko Polhukam, Mahfud MD (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menyebut di kondisi saat ini tindakan terorisme mengalami perubahan. Jika dahulu kegiatan terorisme langsung didanai dengan mengirimkan uang, untuk sekarang sudah menjadi bentuk barang.

"Gerakan-gerakan teror Internasional itu kadang kala mengirimkan uang, kalau dulu lewat perbankan, oke sudah diantisipasi. Sekarang itu kadang kala bentuknya beli barang ke seseorang, tetapi sudah di dalam dibagi dalam bentuk membuat senjata dan sebagainya," kata Mahfud, Selasa (15/12/2020).

Baca juga:  Polda Lampung Selidiki 4.000 Kotak Amal Diduga Jadi Sumber Dana Kelompok Teroris

Lebih jauh dia menuturkan, setidaknya ada dua tipe gangguan dan ancaman yang dimiliki oleh Indonesia. Pertama, di bagian daerah perbatasan, Indonesia kerap mendapat gangguan teritorial seperti di Perairan Natuna yang kerap diganggu oleh kapal-kapal asing.

"Di belahan barat sana ada Natuna Utara itu, sering diganggu oleh kapal asing. Oleh sebab itu kita harus memperkuat di sana untuk menjaga keutuhan. Demikian juga di timur ada organisasi separatis, dan ini menggangu keutuhan teritori kita," ucapnya.

Baca juga:  BNPT Investigasi Pendanaan Terorisme Melalui Kotak Amal

Gangguan kedua, sambung Mahfud, adalah yang menyerang ideologi, seperti pemikiran radikalisme. Menurutnya, pemikiran radikal itulah yang nantinya menyebabkan aksi dan tindakan terorisme.

"Di tengah yang disebar itu bukan soal teritori seperti di barat dan di timur. Radikalisme dan terorisme itu tantangan terhadap ideologi yang tersebar di Jawa Sumatera, Aceh, NTB, dimanapun itu ada gerakan-gerakan yang disebut gerakan radikalisme, yang pada tindakan bentuknya terorisme," ungkapnya.

 

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini