Kawal Sidang Gugatan UU Ciptaker, Besok Ratusan Buruh Aksi di MK

Felldy Utama, iNews · Selasa 15 Desember 2020 11:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 15 337 2327913 kawal-sidang-gugatan-uu-ciptaker-besok-ratusan-buruh-aksi-di-mk-iOZjcm92YS.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut ratusan buruh akan melakukan aksi di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu 16 Desember, besok. Aksi tersebut dalam rangka mengawal sidang judicial review (JR) terhadap UU omnibus law tentang cipta kerja.

"Jadi besok tanggal 16 Desember, ada aksi massa buruh, ada ratusan orang di depan Mahkamah Konstitusi. (Aksi) jam 10.00-12.00," kata Said dalam jumpa persnya secara daring, Selasa (15/12/2020).

Disamping itu, dia mengatakan bahwa aksi di lapangan ini nantinya akan diikuti oleh buruh-buruh yang tersebar di 25 Provinsi dan 200 Kabupaten/Kota. Dalam aksi di lapangan ini, Said mengklaim akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, seperti pembatasan jumlah serta jarak yang akan terjun ke lapangan besok.

"Physical distancing jarak sampai 1,5 meter, kami janji itu. Makannya jumlahnya hanya ratusan, 300 orang buruh. Kemudian memakai masker, dan kami siapkan masker ada ratusan masker disediakan, dan hand sanitizer juga akan kami siapkan benar itu," ujarnya.

Baca Juga : Jajaran Mantan Komisaris PT Dirgantara Indonesia Dipanggil KPK

Kendati demikian, secara bersamaan, dalam hal ini pukul 10.00-12.00, pihaknya juga akan melakukan aksi secara virtual. Said mengklaim, lewat aksi virtual ini ratusan buruh bisa ikut memperjuangkan dan menyuarakan aspirasinya.

"Mudah-mudahan bisa meruntuhkan dan menggetarkan hati nurani dan pikiran, tidak hanya hati nurani, pikiran rasionalitas para hakim mahkamah konstitusi mau mendengar suara rakyat bahwa rakyat menolak, meminta membatalkan omnibus law undang-undang nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja," tuturnya.

"Jadi ada dua aksi. Aksi lapangan tetap di lapangan, kalau di Jakarta dipusatkan di Mahkamah Konstitusi, dan aksi virtual," katanya melanjutkan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini