Saksi Sebut Status Red Notice Djoko Tjandra Tidak Ada di Sistem Interpol

Sabir Laluhu, Koran SI · Senin 14 Desember 2020 16:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 337 2327471 saksi-sebut-status-red-notice-djoko-tjandra-tidak-ada-di-sistem-interpol-7o0EckXPbF.jpg Djoko Tjandra (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Kombes Pol Bartholomeus I Made Oka memastikan status red notice terpidana Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra tidak ada dalam sistem Interpol.

Untuk diketahui, Bartholomeus I Made Oka merupakan Kepala Bagian Komunikasi International (Kabag Kominter) Interpol pada Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Mabes Polri. Bartholomeus dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (14/12/2020).

Bartholomeus menjadi saksi dalam persidangan terdakwa dalam persidangan terdakwa penerima suap mantan Kadiv Hubinter Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Napoleon Bonaparte.

Dia menyatakan, pernah diperintah Napoleon Bonaparte selaku Kadiv Hubinter untuk mengecek status red notice Djoko Tjandra pada 2020. Namun, Bartholomeus mengaku lupa kapan waktu persis perintah Napoleon.

"Ada perintah dari Kadiv Hubinter untuk mengecek status red notice Djoko Tjandra. Tahun 2020," ujar Bartholomeus di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.

Baca Juga : KPK Perpanjang Penahanan Edhy Prabowo dan Empat Tersangka Suap Benih Lobster

Bartholomeus menegaskan, perintah dari Napoleon disampaikan secara lisan. Selepas mendapat perintah, Bartholomeus langsung mengecek di sistem interpol. Ternyata Bartholomeus tidak menemukan nama Djoko Tjandra di daftar red notice.

"Pada saat kami diperintahkan mengecek, kemudian kami mengecek, hasilnya tidak ada. Kemudian kami melaporkan ke Beliau (Napoleon Bonaparte) bahwa red notice Djoko Tjandra tidak ada di alat (sistem)," tuturnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini