Bareskrim Periksa Wartawan sebagai Saksi Penembakan 6 Laskar FPI

Antara, · Senin 14 Desember 2020 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 337 2327336 bareskrim-periksa-wartawan-sebagai-saksi-penembakan-6-laskar-fpi-GHFEk6mBaZ.jpg Bareskrim Polri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap seorang wartawan bernama Edy Mulyadi di Kantor Bareskrim, Jakarta, Senin siang (14/12/2020), sebagai saksi dalam kasus penembakan enam orang Laskar Front Pembela Islam (FPI).

"Iya, yang bersangkutan sebagai saksi dalam kasus laporan penyerangan petugas di (Tol) Jakarta-Cikampek 50," kata Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Pol. John Weynart Hutagalung saat dihubungi di Jakarta.

Baca Juga:  Ketum FPI Diperiksa, Slamet Ma'arif: Semoga Tak Ada Pasal Rekayasa 

Menurut dia, Edy hendak dimintai keterangan karena ada saksi di tempat kejadian perkara (TKP) rest area yang mengaku bertemu dengan Edy. "Karena ada saksi di TKP rest area yang bertemu dengan yang bersangkutan," kata John.

 

Sebelumnya, surat panggilan dengan nomor: S.Pgl/2792/XII/2020/Dit Tipidum beredar di media sosial Twitter. Surat itu berisi panggilan pemeriksaan terhadap Edy Mulyadi yang bekerja sebagai wartawan untuk menemui penyidik di Kantor Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada hari Senin 14 Desember guna didengarkan keterangannya sebagai saksi dalam dugaan tindak pidana di muka umum secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang juncto tindak pidana kepemilikan senjata api dan senjata tajam tanpa izin dan/atau melawan petugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP jo. Pasal 1 Ayat (1) dan Ayat (2) Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan/atau Pasal 214 KUHP dan/atau Pasal 216 KUHP.

Baca Juga: Dari Balik Sel, Habib Rizieq Berpesan Jangan Berhenti Berjuang

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini