Penembakan 6 Laskar FPI, Ada Info Eksklusif dari Jasa Marga ke Komnas HAM

Riezky Maulana, iNews · Senin 14 Desember 2020 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 337 2327322 penembakan-6-laskar-fpi-ada-info-eksklusif-dari-jasa-marga-ke-komnas-ham-qK6hKVS5sw.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) selesai memintai keterangan Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur. Subakti dikonfirmasi terkait CCTV mati di di Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 50 yang diketahui menjadi lokasi adu tembak antara polisi dan laskar FPI.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menuturkan, keterangan yang diberikan oleh Subakti ketika dikonfirmasi cukup detil. Bahkan, menurutnya ada informasi ekslusif yang tidak diketahui oleh khalayak ramai.

"Kepada pihak Jasa Marga kami terima kasih karena memang terbuka, cukup detil yang diberikan, komitmennya menurut saya hebat. Kami dikasih beberapa informasi yang mungkin di publik juga tidak beredar," tuturnya di kantornya, Menteng, Jakarta Pudat, Senin (14/12/2020).

Ketika dikonfirmasi lebih jauh apa informasi tersebut, Anam enggan mendetilkan. Menurutnya, tugas Komnas HAM untuk merangkai peristiwa tersebut menjadi terang.

"Komnas HAM bekerjanya memperdalam dari titik yang paling ujung ke ujung dan di luar titik. Kontribusi dari informasi yang diberikan oleh pihak Jasa Marga akan menambah terangnya peristiwa ini," ujarnya.

Dia memastikan, Komnas HAM telah memegang bukti-bukti yang cukup untuk merangkai peristiwa tersebut. Menurutnya, pihaknya pun telah melakukan olah TKP sebanyak tiga atau empat kali.

"Kami dapatkan barang dari seluruh proses tata kelola tersebut, termasuk juga dari Jasa Marga. Informasi dan sebagainya, olah TKP tiga atau empat kali datang ke sana kami mendapatkan barang yang dilihat dan bisa dipegang," ujarnya.

Baca Juga : Dirut Jasa Marga Sebut 23 CCTV di Tol Japek Rusak saat Insiden Penembakan Laskar FPI

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga Subakti Syukur tiba di Gedung Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/12/2020). Subakti dipanggil untuk dikonfirmasi terkait CCTV mati di di Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 50 yang diketahui menjadi lokasi adu tembak antara polisi dan laskar FPI.

Pantauan di lokasi, Subakti tiba di Gedung Komnas HAM sekitar pukul 10.00 WIB. Tak satu pun kata yang keluar dari mulut Subakti ketika diberondong pertanyaan oleh awak media.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini