3 Tersangka Kasus Kerumunan Minta Ditahan seperti Habib Rizieq karena Ingin Rasakan Kezaliman

Tim Okezone, Okezone · Minggu 13 Desember 2020 21:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 13 337 2326946 3-tersangka-kasus-kerumunan-minta-ditahan-seperti-habib-rizieq-karena-ingin-rasakan-kezaliman-WLOqWaTlH4.jpg Kuasa Hukum Habib Rizieq, Aziz Yanuar. (Foto : Okezone/Harits Tryan Akhmad)

JAKARTA - Kuasa hukum pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, menyebut, ketiga tersangka kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta, meminta ditahan aparat kepolisian. Alasannya, Aziz menilai, agar mereka merasakan kezaliman yang dirasakan Habib Rizieq.

Menurutnya, penahanan tersebut atas permintaan dari para tersangka yang menilai kasus mereka tak berbeda dengan Habib Rizieq.

"Iya kita minta ditahan saja mereka. Mereka yang minta. Mereka minta sama-sama Habib Rizieq ditahan juga dikenakan pasal yang sama," kata Aziz saat dikonfirmasi, Minggu (13/12/2020).

Aziz mengatakan, tiga dari lima tersangka kasus kerumunan Petamburan itu telah menyambangi Polda Metro Jaya dan menjalani pemeriksaan.

Belakangan diketahui ketiga orang tersebut adalah Haris Ubaidillah (HU) selaku Ketua Panitia, Ali bin Alwi Alatas (A) selaku Sekretaris Panitia dan Habib Idrus (HI) sebagai kepala seksi acara.

Ia mengungkapkan alasan keinginan ketiga orang tersebut ditahan seperti Habib Rizieq.

"Ingin kezaliman yang sempurna sebagaimana yang berlaku kepada Habib Rizieq. Supaya doa-doa nya makbul, supaya berdoa berkah dunia akhirat gitu," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, dalam kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat Polda Metro Jaya menetapkan Habib Rizieq Shihab bersama 5 orang lain sebagai tersangka.

Kelimanya adalah Ketua Umum FPI Shabri Lubis (SL) selaku penanggung jawab acara, Haris Ubaidillah (HU) selaku Ketua Panitia, Ali bin Alwi Alatas (A) selaku Sekretaris Panitia, Panglima LPI Maman Suryadi (MS) sebagai penanggung jawab keamanan, dan Habib Idrus (HI) sebagai kepala seksi acara.

Untuk Habib Rizieq sendiri polisi melakukan penahanan selama 20 hari kedepan terhitung sejak 12 Desember 2020. Penahanan dilakukan usai polisi memeriksa imam besar FPI itu selama hampir 14 jam.

Polisi menjerat Rizieq dengan Pasal 160 KUHP tentang penghasutan dan Pasal 216 KUHP dengan ancaman hingga 6 tahun penjara.

Baca Juga : Rekonstruksi Penembakan 6 Laskar FPI Digelar Malam Ini

Sementara tersangka selain Rizieq dikenakan Pasal 93 UU Kekarantinaan nomor 6 tahun 2018 dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.

Baca Juga : Komnas HAM Tak Ikut Rekonstruksi Penembakan 6 Laskar FPI Malam Ini, Kenapa?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini