Share

6 Laskar FPI Ditembak, Ombudsman Klarifikasi Jasa Marga soal CCTV Mati Pekan Depan

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Minggu 13 Desember 2020 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 13 337 2326885 6-laskar-fpi-ditembak-ombusman-klarifikasi-jasa-marga-soal-cctv-mati-pekan-depan-5zWQBwoE5N.jpg Alvin Lie. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Anggota Ombdusman RI, Alvin Lie akan segera meminta klarifikasi pihak PT Jasa Marga (Persero) Tbk, terkait kamera CCTV padam di Tol Cikampek saat peristiwa penembakan 6 Laskar Front Pembela Islam (FPI) pengawal Habib Rizieq Shihab.

Alvin mengatakan, sesi klarifikasi digelar pada pekan depan. "Kami jadwalkan pekan mendatang ini," kata Alvin saat dikonfirmasi, Minggu (13/12/2020).

Alvin tak membeberkan materi apa saja yang akan diklarifikasi kepada pengelola kamera pengawas di jalan bebas hambatan itu. 

"Maaf hal tersebut tidak bisa kami sampaikan ke publik sebelum kami selesai," tutur dia.

Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usaha yang bergerak di bidang pengoperasian jalan tol, PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) menyatakan, CCTV tidak beroperasi karena adanya gangguan pada jaringan backbone di KM 48+600 sejak hari Minggu 6 Desember 2020 pukul 04.40 WIB. 

Baca juga: 14 Saksi Penembakan Laskar FPI Sudah Diperiksa, PA 212: Harus Sinkron dengan TPF 

Sehingga, gangguan di titik tersebut mengakibatkan jaringan CCTV mulai dari KM 49 (Karawang Barat) sampai dengan KM 72 (Cikampek) menjadi offline atau mati.

6 laskar FPI yang tengah mengawal Habib Rizieq tewas ditembak polisi di Jalan Tol Cikampek Kilometer 50, Senin 7 Desember 2020, sekitar pukul 00.30 WIB dini hari. 

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, pihaknya terpaksa menghadiahi timas panas kepada para Laskar FPI karena melawan petugas  dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam.

Sementara itu, Sekretaris Umum FPI Munarman membantah klaim polisi soal laskar pengawal Rizieq memiliki dan membawa senjata api. Menurut dia, setiap anggota FPI dilarang membawa senjata api, senjata tajam, bahan peledak, serta terbiasa dengan tangan kosong. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini